logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Kaliwates

Semangat Kemerdekaan Membara di Berek Dejeh, Anak-Anak RW 06 Tampilkan Pentas Seni hingga Teater Perjuangan

  • 02 September 2026
  • Dibaca 49 Kali
Bagikan Via:
semangat-kemerdekaan-membara-di-berek-dejeh-anak-anak-rw-06-tampilkan-pentas-seni-hingga-teater-perjuangan-20260902

Semangat Kemerdekaan Membara di Berek Dejeh, Anak-Anak RW 06 Tampilkan Pentas Seni hingga Teater Perjuangan

KALIWATES– Semarak peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 terasa begitu kuat di Berek Dejeh, Lingkungan CONDURA (Condro Utara), RW 06, Kelurahan Kaliwates, Kabupaten Jember, Sabtu malam, 29 Agustus 2026. Ribuan warna kebersamaan, kreativitas, dan semangat nasionalisme berpadu dalam Panggung Hiburan, Pentas Seni, serta Pembagian Hadiah yang digelar masyarakat untuk memeriahkan bulan kemerdekaan.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari warga. Sejak malam mulai tiba, masyarakat dari berbagai kelompok usia telah memadati lokasi panggung. Bukan sekadar menyaksikan hiburan, warga datang untuk memberikan dukungan kepada anak-anak dan generasi muda RW 06 yang malam itu tampil sebagai pengisi acara sekaligus menunjukkan hasil kreativitas mereka.

Suasana semakin istimewa dengan hadirnya Lurah Kaliwates Abdul Khamil, S.Si., S.Sos., M.M., bersama Babinsa, jajaran pengurus Forum RTRW Kelurahan Kaliwates, serta Ketua RT dan Ketua RW se-Kelurahan Kaliwates. Kehadiran unsur pemerintahan, keamanan, dan para tokoh kewilayahan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap inisiatif masyarakat dalam menghidupkan semangat kemerdekaan melalui kegiatan yang positif dan membangun.

Salah satu hal yang paling mencuri perhatian dalam panggung gembira tersebut adalah keterlibatan langsung anak-anak generasi RW 06. Mereka tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi tampil di atas panggung dengan berbagai kemampuan seni yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Beragam pertunjukan disuguhkan, mulai dari tari-tarian, paduan suara, pantomim, hingga teater perjuangan. Setiap penampilan mendapat sambutan hangat dari warga. Tepuk tangan dan sorak dukungan terdengar setiap kali para penampil menyelesaikan aksinya.

Keterlibatan anak-anak dalam kegiatan tersebut memberikan makna tersendiri. Di tengah perkembangan teknologi dan hiburan digital yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda, panggung seni di tingkat lingkungan menjadi ruang penting bagi anak-anak untuk berani tampil, berkreasi, bekerja sama, mengenal seni, sekaligus belajar menghargai perjuangan para pahlawan.

Puncaknya, pertunjukan teater perjuangan membawa suasana malam semakin emosional. Melalui seni peran, kisah perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dihadirkan kembali di hadapan masyarakat. Pesan yang ingin disampaikan pun menjadi jelas: kemerdekaan yang dinikmati generasi saat ini tidak lahir dengan mudah, melainkan melalui perjuangan, pengorbanan, persatuan, dan keberanian.

Dalam sambutannya, Lurah Kaliwates Abdul Khamil memberikan apresiasi terhadap semangat warga RW 06 yang mampu mengemas peringatan HUT RI bukan hanya sebagai kegiatan hiburan, tetapi juga sebagai ruang untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda.

“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Karena itu, tugas kita bukan hanya mengenang perjuangan mereka, tetapi meneruskan semangatnya dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak kita harus tumbuh menjadi generasi yang berani, kreatif, berprestasi, memiliki rasa cinta tanah air, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungannya.”

Abdul Khamil juga menekankan bahwa semangat kemerdekaan tidak boleh berhenti pada upacara maupun seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui karya nyata dan kebersamaan masyarakat.

“Mari kita isi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif. Kalau dulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan, maka perjuangan kita sekarang adalah bagaimana menjaga persatuan, membangun lingkungan, mendidik anak-anak kita, meningkatkan kesejahteraan warga, dan terus berkarya. Dari kampung-kampung seperti inilah semangat Indonesia yang kuat itu tumbuh.”

Menurutnya, panggung hiburan yang melibatkan anak-anak merupakan contoh sederhana bagaimana masyarakat dapat mengisi kemerdekaan dengan cara yang kreatif sekaligus edukatif.

“Saya bangga melihat anak-anak RW 06 tampil malam ini. Mereka bukan hanya menghibur kita, tetapi sedang belajar tentang keberanian, kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab dan cinta kepada bangsa. Inilah semangat kemerdekaan yang harus terus kita hidupkan.”

Selain pertunjukan seni, kegiatan juga diisi dengan pembagian hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam berbagai rangkaian kegiatan kemerdekaan yang telah dilaksanakan di lingkungan RW 06.

Momen pembagian hadiah semakin menambah keceriaan warga. Anak-anak, orang tua, tokoh masyarakat, hingga para pengurus lingkungan menikmati suasana malam dalam balutan kebersamaan. Panggung hiburan pun menjadi ruang perjumpaan lintas generasi yang memperkuat hubungan sosial antarwarga.

Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dengan cara yang sederhana namun memiliki dampak sosial yang besar. Ketika warga terlibat secara langsung, panggung tidak lagi sekadar menjadi tempat pertunjukan, melainkan berubah menjadi ruang kebersamaan, ruang apresiasi, dan ruang pembelajaran bagi generasi muda.

Bagi masyarakat RW 06 CONDURA, malam itu bukan hanya tentang merayakan ulang tahun Republik Indonesia. Lebih dari itu, mereka sedang memperlihatkan bahwa kampung memiliki potensi besar untuk melahirkan kreativitas dan membangun kebersamaan dari lingkungan paling dekat dengan masyarakat.

Pentas seni yang dimainkan anak-anak menjadi pesan kuat bahwa generasi penerus memiliki tempat dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan. Sementara teater perjuangan mengingatkan seluruh warga bahwa di balik kemeriahan perayaan kemerdekaan terdapat sejarah panjang pengorbanan yang harus terus dihargai.

Panggung Hiburan dan Pentas Seni HUT RI ke-81 di Berek Dejeh akhirnya menjadi sebuah perayaan yang menyatukan hiburan, seni, pendidikan karakter, nasionalisme, dan kebersamaan warga.

Antusiasme masyarakat serta keberanian anak-anak tampil di atas panggung menjadi modal sosial yang sangat berharga. Dari sebuah panggung sederhana di lingkungan RW 06, lahir pesan besar bahwa kemerdekaan harus dirawat bersama—dengan persatuan, kreativitas, kepedulian, dan karya nyata.

Semangat yang terlihat malam itu seolah menegaskan bahwa perjuangan belum selesai. Jika generasi terdahulu berjuang dengan senjata dan pengorbanan untuk merebut kemerdekaan, maka generasi hari ini mempunyai tugas untuk mengisi kemerdekaan dengan pendidikan, prestasi, kreativitas, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dari Berek Dejeh, Condro Utara, semangat kemerdekaan terus menyala: anak-anak berkarya, warga bersatu, dan kampung bergerak bersama.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩
Merdeka! Berkarya! Guyub! Bersatu!

Galeri Foto