Monev Desa Petung, TFK Kecamatan Beri Catatan
- 06 Agustus 2026
- Dibaca 345 Kali
Bagikan Via:
Monev Desa Petung, TFK Kecamatan Beri Catatan
JEMBER, 06 AGUSTUS 2026 – Tim Fasilitasi Kecamatan (TFK) Bangsalsari melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) administrasi serta peninjauan lapangan terhadap pelaksanaan pembangunan Desa Petung Tahap I dan II Tahun Anggaran 2026, pada Kamis, 06 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan diawali di Balai Desa Petung, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, kemudian dilanjutkan dengan pengecekan langsung ke lokasi pembangunan di Dusun Krajan, yakni pekerjaan jogging track yang menjadi salah satu program pembangunan desa tahun 2026.
Monitoring dan evaluasi dihadiri oleh Kapolsek Bangsalsari AKP Sugiyono, S.H., Danramil 0824/15 Bangsalsari Kapten Arm Ardi Kusuma, Kepala Seksi Pemerintahan dan Ketertiban Umum Kecamatan Bangsalsari Abdul Kholik, Kanit Intel Polsek Bangsalsari Aiptu Feri Eko, Babinsa Desa Petung, Satpol PP wilayah Desa Petung, perangkat Desa Petung, serta pendamping desa.
Tim administrasi TFK dipimpin oleh Abdul Kholik bersama Eko Budi Santoso, sedangkan tim lapangan terdiri atas Mansur dan Warsidi dari PU Bina Marga serta Deky.
Selain melakukan pemeriksaan fisik di lapangan, tim juga mengevaluasi kelengkapan administrasi pelaksanaan pembangunan desa. Dari hasil monitoring, masih ditemukan beberapa catatan yang perlu segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Desa Petung, di antaranya terdapat sejumlah Surat Pertanggungjawaban (SPJ) yang belum selesai serta beberapa administrasi yang masih perlu disempurnakan agar selaras dengan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).
Dikonfirmasi usai kegiatan, Kepala Seksi Pemerintahan dan Ketertiban Umum Kecamatan Bangsalsari, Abdul Kholik, menjelaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan bagian dari fungsi pembinaan dan pengawasan pemerintah kecamatan agar pelaksanaan pembangunan desa berjalan sesuai ketentuan.
"Kegiatan monitoring ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan seluruh pelaksanaan pembangunan, baik fisik maupun administrasi, berjalan sesuai aturan. Administrasi yang tertib menjadi bagian penting dari akuntabilitas penggunaan anggaran desa," ujarnya.
Abdul Kholik berharap seluruh catatan hasil monitoring segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Desa Petung sehingga tidak menjadi kendala pada tahapan berikutnya.
"Kami mengimbau pemerintah desa agar segera menyelesaikan SPJ yang masih belum lengkap serta melakukan penyesuaian administrasi agar sinkron dengan Siskeudes. Dengan demikian, pelaksanaan pembangunan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan, tertib administrasi, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat," tambahnya.
Pemerintah Kecamatan Bangsalsari berkomitmen terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada seluruh pemerintah desa di wilayah Kecamatan Bangsalsari guna mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel, transparan, serta mendukung percepatan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan. (yun)