logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan

Pedagang Pikap Datang Membawa Aspirasi, Diskopumdag Jember Buka Ruang Dialog untuk Masa Depan Pasar Tanjung

  • 01 Oktober 2026
  • Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
pedagang-pikap-datang-membawa-aspirasi-diskopumdag-jember-buka-ruang-dialog-untuk-masa-depan-pasar-tanjung-20261002

Pedagang Pikap Datang Membawa Aspirasi, Diskopumdag Jember Buka Ruang Dialog untuk Masa Depan Pasar Tanjung

JEMBER, 01 OKTOBER 2026 - Di tengah aktivitas perdagangan Pasar Tanjung Jember, sejumlah pedagang menggantungkan penghasilan dengan berjualan menggunakan kendaraan pikap di kawasan jalan sekitar pasar.

Para pedagang tersebut mendatangi Pemerintah Kabupaten Jember, Rabu 30 September 2026, untuk menyampaikan aspirasi terkait penataan dan rencana revitalisasi Pasar Tanjung.

Kedatangan mereka menjadi bagian dari proses penataan salah satu pusat perdagangan utama di Kabupaten Jember. Para pedagang berharap rencana perubahan kawasan tetap memperhatikan keberlangsungan usaha mereka.

Di sisi lain, penataan Pasar Tanjung juga berkaitan dengan upaya menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib, nyaman, bersih, dan aman. Karena itu, komunikasi antara pemerintah dan pedagang dinilai penting agar penataan tidak mengabaikan aktivitas ekonomi yang selama ini berjalan.

Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Jember menjadi salah satu perangkat daerah yang terlibat dalam proses tersebut. Masukan dari pedagang diperlukan sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan penataan dan revitalisasi Pasar Tanjung.

Kepala Diskopumdag Jember Dra. Sartini, M.M. mengatakan, penataan pasar tidak semata-mata bertujuan menciptakan kawasan yang lebih tertib. Pemerintah juga ingin memastikan aktivitas perdagangan tetap berjalan dan pedagang memiliki ruang untuk mengembangkan usahanya.

“Penataan Pasar Tanjung bukan hanya soal ketertiban, tetapi juga bagaimana pedagang tetap bisa berusaha dan meningkatkan kesejahteraannya. Aspirasi para pedagang kami dengarkan dan akan menjadi bahan dalam mencari solusi terbaik bersama,” ujar Sartini.

Menurut dia, keterlibatan pedagang penting dalam proses penataan karena mereka merupakan pihak yang sehari-hari beraktivitas dan menggantungkan penghasilan di kawasan pasar.

Pemerintah Kabupaten Jember pun diharapkan dapat mempertemukan kebutuhan penataan kawasan dengan kepentingan para pedagang. Dengan demikian, revitalisasi Pasar Tanjung tidak hanya menghasilkan kawasan perdagangan yang lebih tertata, tetapi juga tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk mempertahankan dan mengembangkan mata pencaharian. (hna)

Galeri Foto