logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

Pemeriksaan Kesehatan Calon Jemaah Haji 2027 Digelar di Cumedak

  • 01 Oktober 2026
  • Dibaca 89 Kali
Bagikan Via:
pemeriksaan-kesehatan-calon-jemaah-haji-2027-digelar-di-cumedak-20261001

Pemeriksaan Kesehatan Calon Jemaah Haji 2027 Digelar di Cumedak

JEMBER, 01 OKTOBER 2026 – UPTD Puskesmas Sumberjambe melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi calon jemaah haji tahun 2027 di Pendopo Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe, Rabu 30 September 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut menjadi bagian dari tahapan persiapan kesehatan calon jemaah sebelum menjalani rangkaian ibadah haji.

Pemeriksaan kesehatan tersebut diikuti calon jemaah haji dari wilayah Kecamatan Sumberjambe. Pelaksanaan diharapkan memberikan kemudahan bagi calon jemaah karena pelayanan dapat dijangkau lebih dekat dari tempat tinggal masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Plh. Kasi Pelayanan Umum (Pelum) Kecamatan Sumberjambe, Kiptiyah, S.Pd.I., M.M., turut hadir mengikuti pelaksanaan pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan pelayanan masyarakat, khususnya dalam memastikan kegiatan berjalan tertib.

Kiptiyah menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan merupakan salah satu tahapan penting bagi calon jemaah haji. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan calon jemaah sekaligus menjadi bagian dari persiapan sebelum menjalankan ibadah haji.

“Pemeriksaan kesehatan ini penting untuk mengetahui kondisi calon jemaah sejak awal. Kami berharap seluruh peserta mengikuti proses pemeriksaan dengan baik dan memperhatikan arahan petugas kesehatan. Dengan persiapan yang baik, calon jemaah bisa lebih siap mengikuti tahapan berikutnya,” ujar Kiptiyah.

Sebelum mengikuti pemeriksaan, calon jemaah telah mendapatkan sejumlah persyaratan yang perlu dipersiapkan. Peserta diminta membawa fotokopi Kartu Keluarga dan KTP masing-masing satu lembar serta pas foto berwarna ukuran 4x6 sebanyak satu lembar.

Selain kelengkapan administrasi, calon jemaah juga diwajibkan mengikuti ketentuan persiapan pemeriksaan. Salah satunya adalah berpuasa mulai pukul 23.00 WIB pada Selasa (29/9/2026) sebelum pemeriksaan dilaksanakan pada Rabu pagi.

Peserta perempuan juga disarankan tidak mengenakan baju gamis terusan. Sementara itu, seluruh calon jemaah diimbau tidak menggunakan perhiasan atau aksesori lainnya selama mengikuti pemeriksaan.

Kiptiyah mengatakan, kelengkapan persyaratan perlu diperhatikan agar proses pelayanan dapat berjalan lebih tertib. Calon jemaah juga diharapkan mengikuti seluruh arahan yang diberikan oleh petugas kesehatan selama pemeriksaan.

“Persyaratan yang sudah disampaikan sebaiknya dipersiapkan sejak awal supaya proses pemeriksaan tidak mengalami kendala. Calon jemaah juga perlu mengikuti arahan petugas dan bertanya apabila ada hal yang belum dipahami,” katanya.

Pemeriksaan kesehatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan administrasi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi calon jemaah untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing. Hal ini penting mengingat pelaksanaan ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan kondisi kesehatan yang baik.

Melalui pemeriksaan tersebut, calon jemaah dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi kesehatannya. Hasil pemeriksaan juga dapat menjadi perhatian bagi calon jemaah dalam menjaga kesehatan selama masa persiapan menuju keberangkatan.

Kiptiyah mengingatkan agar calon jemaah tidak berhenti memperhatikan kesehatan setelah mengikuti pemeriksaan. Menurutnya, menjaga kondisi tubuh perlu dilakukan secara berkelanjutan selama masa persiapan.

“Setelah pemeriksaan, kesehatan tetap harus dijaga. Kalau ada arahan dari petugas kesehatan, sebaiknya diikuti dengan baik. Persiapan untuk haji bukan hanya administrasi, tetapi juga kesiapan fisik dan kesehatan,” tutur Kiptiyah.

Pelaksanaan pemeriksaan di Pendopo Desa Cumedak juga menjadi bentuk pelayanan kesehatan yang dilaksanakan lebih dekat dengan masyarakat. Dengan tersedianya tempat pemeriksaan di lingkungan desa, calon jemaah dapat mengikuti tahapan tersebut tanpa harus datang ke lokasi yang jauh dari wilayah tempat tinggalnya.

Kegiatan tersebut terlaksana melalui pelayanan UPTD Puskesmas Sumberjambe dengan dukungan penyelenggaraan di tingkat desa. Koordinasi antara unsur pelayanan kesehatan dan pemerintah desa diperlukan agar kegiatan dapat berjalan sesuai dengan jadwal serta ketentuan yang telah ditetapkan.

Kiptiyah berharap seluruh proses pemeriksaan calon jemaah haji dapat berjalan lancar. Ia juga mengajak calon jemaah untuk memanfaatkan pemeriksaan tersebut sebagai kesempatan mempersiapkan kesehatan sejak lebih awal.

“Semoga seluruh rangkaian pemeriksaan berjalan lancar dan calon jemaah mendapatkan pelayanan dengan baik. Yang paling penting, setelah ini masing-masing jemaah bisa terus menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin,” pungkasnya. (wd)

Galeri Foto