Pemkab Jember Salurkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta Api di Sumberbaru
- 01 April 2026
- Dibaca 341 Kali
Bagikan Via:
Pemkab Jember Salurkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta Api di Sumberbaru
JEMBER, 01 APRIL 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember menunjukkan kepedulian terhadap keluarga korban kecelakaan tragis yang terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026, di wilayah Tayeng, Kecamatan Sumberbaru. Korban diketahui bernama Sani, warga Dusun Jatian RW 011, Desa Pondokdalem, Kecamatan Semboro, yang meninggal dunia setelah tertabrak kereta api saat melintas di rel menuju rumah anaknya.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.45 WIB dan pertama kali dilaporkan oleh Kepala Desa setempat. Berdasarkan kronologi, korban yang berjalan kaki diduga tidak mengetahui adanya kereta api yang melaju dari arah timur, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari. Akibat benturan keras, korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Setelah menerima laporan, aparat desa bersama unsur tiga pilar segera melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara. Proses evakuasi jenazah dilakukan oleh pihak kepolisian yang berkoordinasi antara Polsek Sumberbaru dan Polsek Semboro, kemudian jenazah dibawa ke kamar mayat Puskesmas Tanggul sebelum akhirnya dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan pada hari yang sama.
Sebagai bentuk empati dan perhatian, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Kecamatan Semboro menyalurkan sejumlah bantuan kepada keluarga korban. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan sekaligus menjadi wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang berduka.
Camat Semboro, Ahmad Fauzi, yang hadir mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait, menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa yang terjadi serta berharap keluarga korban diberikan ketabahan.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Jember menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujarnya, Rabu 01 April 2026.
Lebih lanjut, ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintasi rel kereta api serta selalu memperhatikan kondisi sekitar demi keselamatan bersama.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan, terutama di area perlintasan kereta api yang memiliki risiko tinggi. Pemerintah berharap kejadian serupa tidak terulang kembali, serta masyarakat semakin meningkatkan kesadaran akan keselamatan dalam beraktivitas sehari-hari. (maf)