logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Pakusari

Perkuat Imunitas Sapi, Puskeswan Mayang dan Pemdes Jatian Salurkan Bantuan Obat serta Desinfektan Gratis

  • 27 Maret 2026
  • Dibaca 153 Kali
Bagikan Via:
perkuat-imunitas-sapi-puskeswan-mayang-dan-pemdes-jatian-salurkan-bantuan-obat-serta-desinfektan-gratis-20260329

Perkuat Imunitas Sapi, Puskeswan Mayang dan Pemdes Jatian Salurkan Bantuan Obat serta Desinfektan Gratis

JEMBER, 28 MARET 2026 – Sebagai langkah konkret dalam menanggulangi ancaman wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Pemerintah Desa (Pemdes) Jatian bersama tim medis dari Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Mayang membagikan paket bantuan obat-obatan dan cairan desinfektan kepada para peternak sapi di Desa Jatian, Jumat, 27 Maret 2026.

Distribusi bantuan ini merupakan bagian dari program percepatan mitigasi bencana non-alam di sektor peternakan guna membekali warga dengan sarana pencegahan mandiri untuk memutus rantai penyebaran virus di lingkungan kandang.

Pembagian bantuan dilakukan secara langsung dengan skema door-to-door oleh Camat Pakusari didampingi drh. Masy Ariel Huda ke lokasi-lokasi kandang sapi milik warga. Paket yang disalurkan tidak hanya berupa logistik semata, namun mencakup vitamin yang berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh (imunitas) sapi, serta cairan desinfektan yang sangat efektif untuk sterilisasi area permukaan kandang yang rawan menjadi media penularan virus.

Dalam kesempatan tersebut, drh. Masy Ariel Huda memberikan arahan teknis yang sangat mendalam kepada para peternak mengenai manajemen perawatan hewan dan standarisasi kandang yang sehat. Ia menekankan bahwa faktor lingkungan kandang sangat menentukan keberhasilan pencegahan penyakit menular.

"Untuk pemberian vitamin, kami sarankan diminumkan secara rutin seminggu dua kali guna menjaga imunitas. Jika ditemukan sapi yang terinfeksi, peternak harus segera menyiapkan kandang isolasi agar tidak menular ke ternak lain," terang drh. Masy Ariel Huda di sela-sela kegiatannya.

"Selain itu, konstruksi lantai kandang sebaiknya dibuat agak miring supaya air kencing sapi tidak menggenang. Pencahayaan juga harus cukup, tidak harus terbuka (outdoor), namun genteng bisa diganti sebagian dengan genteng kaca atau bahan fiber transparan agar sinar matahari tetap bisa masuk ke dalam kandang," imbuhnya.

Lebih lanjut, drh. Masy Ariel Huda menjelaskan bahwa kelembapan kandang akibat genangan urin dan kurangnya sinar matahari merupakan faktor utama berkembangnya kuman dan virus. Oleh karena itu, perubahan kecil pada konstruksi kandang seperti pengaturan kemiringan lantai dan akses cahaya matahari akan berdampak besar pada kesehatan jangka panjang hewan ternak.

Pihak Kecamatan dan Pemerintah Desa Jatian sangat mengapresiasi kolaborasi aktif dari Puskeswan Mayang dalam memberikan edukasi teknis sekaligus menyalurkan bantuan ini secara tepat sasaran.

Dengan adanya dukungan obat dan desinfektan gratis, serta pemahaman baru mengenai konstruksi kandang yang sehat, diharapkan beban operasional peternak di Desa Jatian dapat berkurang. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem peternakan sapi yang lebih higienis, sehat, dan tangguh terhadap berbagai ancaman penyakit menular di masa depan. (zal)

Galeri Foto