logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Perkuat Jihad Sosial Relawan, Kecamatan Sumbersari Gelar Rakor Bidang Pergerakan Lapangan

  • 21 Mei 2026
  • Dibaca 89 Kali
Bagikan Via:
perkuat-jihad-sosial-relawan-kecamatan-sumbersari-gelar-rakor-bidang-pergerakan-lapangan-20260521

Perkuat Jihad Sosial Relawan, Kecamatan Sumbersari Gelar Rakor Bidang Pergerakan Lapangan

JEMBER, 21 MEI 2026 – Kecamatan Sumbersari menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Rutin Bidang Pergerakan Lapangan yang diikuti unsur Kasi PMKS kelurahan, Destana, TLRT, dan Puskesos se-Kecamatan Sumbersari di Pendapa Kecamatan Sumbersari, Kamis 21 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat jihad sosial dan koordinasi penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) agar lebih cepat, terpadu, dan tepat sasaran di tengah tingginya dinamika sosial masyarakat perkotaan.

Kepala Seksi PMKS Kecamatan Sumbersari, Nanang Hidayat memaparkan, pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pergerakan lapangan dan penanganan masalah sosial secara terintegrasi.

Dalam pemaparannya, Nanang menjelaskan bahwa PMKS di Kecamatan Sumbersari tersebar di tujuh kelurahan dengan karakteristik dan tingkat kerawanan sosial yang berbeda-beda. Kondisi tersebut membuat penanganan di lapangan harus dilakukan secara cepat, tepat, dan melibatkan seluruh unsur terkait agar setiap persoalan sosial dapat segera tertangani.

Menurutnya, selama ini penanganan PMKS masih sering berjalan parsial antar lembaga maupun unsur lapangan sehingga diperlukan mekanisme kerja yang lebih terstruktur dan terkoordinasi. Karena itu, rakor rutin tersebut menjadi sarana untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat pola kerja bersama antar pihak yang terlibat dalam pelayanan sosial masyarakat.

Ia menyebutkan, rakor memiliki sejumlah tujuan utama, di antaranya menyamakan persepsi terkait tugas dan alur rujukan lapangan, membentuk tim respon cepat tingkat kelurahan, serta menyusun jadwal aksi lapangan untuk periode Juni hingga Desember 2026.

Nanang juga menjelaskan pembagian peran masing-masing unsur dalam pergerakan lapangan. Kasi PMKS bertugas sebagai koordinator data PMKS dan penggerak lapangan di tingkat kelurahan. Sementara Destana dan Keltana memiliki fungsi dalam respon cepat kebencanaan, mitigasi, hingga evakuasi warga rentan.

Sedangkan TLRT bertugas melakukan verifikasi kasus, pendampingan warga, dan rujukan layanan ke OPD terkait. Adapun Puskesos menjadi pusat pengaduan, pusat data sosial masyarakat, serta penghubung pelayanan ke DTSEN maupun lembaga lainnya.

Selain membahas struktur koordinasi, rakor juga membahas mekanisme penanganan kasus di lapangan mulai dari laporan masyarakat, proses verifikasi cepat maksimal 1x24 jam, intervensi awal, hingga dokumentasi dan evaluasi kasus secara berkala.

Beberapa fokus aksi yang akan dijalankan ke depan antara lain pemutakhiran data PMKS rentan banjir dan lansia sebatang kara, simulasi respon cepat penanganan kasus kekerasan anak dan KDRT, serta monitoring penerima bantuan sosial melalui Gerakan PMKS Gesit.

Sementara itu, Camat Sumbersari, Deni Hadiatullah, menegaskan bahwa Kecamatan Sumbersari memiliki tantangan sosial yang cukup kompleks karena berada di kawasan perkotaan dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Karena itu, menurutnya diperlukan koordinasi lapangan yang cepat dan akurat agar setiap persoalan dapat segera tertangani.

“Sinergi antar unsur di lapangan harus terus diperkuat. Mulai dari pendataan, verifikasi hingga penanganan warga rentan harus dilakukan secara terpadu agar pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal,” ujar Deni dalam sambutannya.

Ia juga menekankan pentingnya respons cepat terhadap potensi bencana maupun kondisi darurat sosial yang belakangan menjadi perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, keberadaan relawan dan unsur penggerak lapangan menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat.

Rakor tersebut ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk memperkuat respon cepat penanganan sosial dengan target setiap laporan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti dan tidak ada warga rentan yang terlewat dari penanganan pemerintah. Semangat jihad sosial yang dibangun melalui kolaborasi lintas unsur itu diharapkan mampu memperkuat pelayanan sosial dan kepedulian terhadap masyarakat di Kecamatan Sumbersari. (aji)

Galeri Foto