Persiapan Program Bunga Desa Menjadi Fokus Rapat Koordinasi Pemerintah Kecamatan Puger
- 19 Oktober 2026
- Dibaca 156 Kali
Bagikan Via:
Persiapan Program Bunga Desa Menjadi Fokus Rapat Koordinasi Pemerintah Kecamatan Puger
JEMBER, 19 OKTOBER 2026 – Pemerintah Kecamatan Puger menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk mematangkan persiapan pelaksanaan program Bunga Desa (Bunga Desaku) di pendopo Kecamatan Puger, Senin 19 Oktober 2026. Rakor ini bertujuan menyatukan langkah seluruh unsur terkait agar program berjalan tertib, optimal, dan tepat sasaran.
Rakor tersebut dihadiri Camat Puger Asrah Joyo Widono beserta jajaran, para kepala desa, Kapolsek Puger, perwakilan Danramil Puger, TNI Angkatan Laut (AL) Puger, Laskar Sholawat Nusantara (LSN), Srikandi, Kepala Puskesmas Puger dan Kasiyan, unsur LRT, pendamping desa, serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Puger.
Pembahasan meliputi pemantapan jadwal dan rangkaian kegiatan, mulai dari Sholawat Kampung dan guru ngaji, temu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang mlijo, kelompok tani, RT/RW, kader posyandu, tokoh masyarakat dan pemuda, hingga penyerapan aspirasi warga.
Selain itu, rakor membahas validasi data peserta, pembagian tugas antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan instansi terkait, serta kesiapan lokasi dan sarana pendukung. Langkah ini diperlukan agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kepala Desa Mlokorejo, H. Mahfud, menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi dalam menentukan lokasi kegiatan Bunga Desa. Menurutnya, penentuan titik kegiatan harus direncanakan secara cermat agar pelaksanaannya berjalan maksimal.
“Koordinasi dalam menentukan titik lokasi kegiatan Bunga Desa harus benar-benar diperhatikan. Persiapan yang matang akan mendukung kelancaran kegiatan dan membantu kita mencapai hasil yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Puger Asrah Joyo Widono menegaskan bahwa Bunga Desa bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya mendekatkan pemerintah dan pelayanan publik kepada masyarakat desa.
“Bunga Desa merupakan momentum bagi pemerintah untuk hadir langsung di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, sekaligus mendekatkan pelayanan publik. Karena itu, persiapan harus dilakukan secara matang agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tuturnya.
Asrah juga mengapresiasi masukan para kepala desa dan menegaskan pentingnya koordinasi berkelanjutan dengan seluruh pemerintah desa serta unsur terkait. Ia berharap setiap tahapan persiapan dapat dilaksanakan secara terarah sehingga program Bunga Desa berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi warga. (sar)