logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Sumbersari

Plt. Camat Sumbersari & OPD lain Hadiri Pembukaan Penerbangan Perdana Lions Air Jember-Denpasar

  • 05 Desember 2025
  • Dibaca 238 Kali
Bagikan Via:
plt-camat-sumbersari-opd-lain-hadiri-pembukaan-penerbangan-perdana-lions-air-jember-denpasar-20251205

Plt. Camat Sumbersari & OPD lain Hadiri Pembukaan Penerbangan Perdana Lions Air Jember-Denpasar

JEMBER, PPID – Maskapai Wings Air (Lion Air Group) resmi membuka rute penerbangan reguler Denpasar-Jember pp mulai Jumat (5/12/2025). Penerbangan perdana IW-1806 dengan pesawat ATR 72-600 berkapasitas 72 kursi mendarat di Bandara Notohadinegoro pukul 14.25 WIB setelah terbang 1 jam 15 menit dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Pesawat disambut tari Gandrung dan Tim Kesenian Jember berupa Jaranan. Tingkat okupansi penerbangan pertama menurut catatan mencapai 78 persen. Rute ini akan beroperasi tiga kali seminggu (Senin, Rabu, Jumat) dengan tarif mulai Rp 460.000 sekali jalan.

Area Manager Lion Air Group untuk Jawa Timur dan Kalimantan Selatan, Divi Sucianti, menyatakan, “Kini masyarakat Jember dan Tapal Kuda tidak perlu jauh-jauh ke Surabaya atau Malang untuk terbang ke provinsi lain maupun luar negeri. Dari Notohadinegoro sudah bisa langsung ke Jakarta, Bali, bahkan tinggal transit sebentar langsung terbang ke Kuala Lumpur, Melbourne, dan destinasi internasional lain. Komitmen kami tetap mengutamakan keselamatan penerbangan dan pelayanan prima.”

Dalam sesi pembukaannya, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan pentingnya konektivitas ini. “Jember kini terhubung langsung dengan dua pintu gerbang Indonesia: Jakarta sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan Bali sebagai pusat pariwisata dunia. Ini pertama kali dalam sejarah Jember memiliki penerbangan langsung ke Bali,” ujarnya.

Keberhasilan ini juga bermanfaat bagi enam kabupaten di wilayah Tapal Kuda (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Lumajang). “Masyarakat di wilayah ini kini punya alternatif transportasi udara yang lebih cepat dan terjangkau,” tambah Fawait.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, Rivqy Abdul Halim, mengatakan, “Saya bersama Gus Fawait terus berjuang agar masyarakat Jember terlayani maksimal. Penerbangan ini hasil lobi intensif ke Kemenhub dan Lion Air Group.”

Rivqy menambahkan, Lion Air Group menerapkan skema block seat tanpa diskon agar rute tetap berkelanjutan. “Pemkab Jember harus berupaya keras menjaga okupansi. Jalan menuju bandara juga perlu segera diperlebar, dan koordinasi dengan PTPN dan Angkasa Pura I harus terus ditingkatkan,” katanya.

Ia juga berjanji akan terus mengupayakan penerbangan dari Jember ke daerah lain dengan pesawat yang lebih besar asal landasan pacu disesuaikan dengan standar.

Diantara para pejabat yang hadir, tampak Plt. Camat Sumbersari, Deni Hadiatullah bersama OPD lainnya. Saat dimintai pendapatnya terkait pembukaan perdana penerbangan Jember-Jakarta, Deni hanya senyum saja.

Seperti diketahui, Bandara Notohadinegoro sempat mangkrak sejak 2013 dan resmi diaktifkan kembali pada 17 Agustus 2025 untuk rute Jember-Jakarta via Halim Perdanakusuma. Hanya dalam waktu delapan bulan kepemimpinan Bupati Fawait, bandara ini berhasil melayani dua bandara tersibuk dan paling sulit dimasuki di Indonesia yaitu Halim Perdanakusuma dan I Gusti Ngurah Rai.

"Dua bandara ini sangat kompetitif. Bisa masuk ke sana adalah prestasi luar biasa dan merupakan hasil komunikasi politik tingkat tinggi,” ujar Bupati Fawait.

Dengan tambahan rute Bali, Bandara Notohadinegoro kini menjadi satu-satunya bandara kabupaten di Jawa Timur yang melayani dua rute komersial reguler sekaligus.

Galeri Foto