logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Gebang

Proyek 'Emas Biru' 500 Meter di Gebang: BBWS Brantas Turun Tangan, Pertanian Jember Siap Panen Raya!

  • 04 Desember 2025
  • Dibaca 220 Kali
Bagikan Via:
proyek-emas-biru-500-meter-di-gebang-bbws-brantas-turun-tangan-pertanian-jember-siap-panen-raya-20251204

Proyek 'Emas Biru' 500 Meter di Gebang: BBWS Brantas Turun Tangan, Pertanian Jember Siap Panen Raya!

Kelurahan Gebang, Menjadi hari penting bagi sektor pertanian di Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang. Di tengah sorotan program infrastruktur nasional, Kelurahan Gebang melaksanakan survei mendalam terhadap pelaksanaan pembangunan peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi utama. Proyek kolosal yang berada di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWS Brantas) sebagai bagian dari Inpres Tahap III ini, digadang-gadang akan menjadi kunci peningkatan produksi pangan lokal.

Survei ini dipusatkan di lokasi pembangunan, tepatnya di RT 002/RW 011 Langon. Wilayah ini merupakan area strategis yang selama ini sangat bergantung pada pasokan air irigasi yang memadai.

Lurah Gebang, Nanang Suwono, S.Sos., hadir langsung di lapangan untuk memimpin kegiatan survei dan memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai spesifikasi yang ditetapkan. Beliau didampingi oleh Sekretaris Kelurahan, Ketut Budiasa, S.Sos.

Kehadiran pimpinan kelurahan di lokasi proyek memberikan sinyal kuat akan komitmen pemerintah daerah terhadap keberhasilan infrastruktur vital ini. Lurah Nanang Suwono terlihat berdialog intensif dengan perwakilan pelaksana dari BBWS Brantas, memeriksa detail konstruksi, dan mendengarkan langsung masukan dari para petani setempat.

"Kami datang langsung untuk mengawal. Proyek ini bukan sekadar bangunan beton, melainkan urat nadi kehidupan bagi pertanian di sekitar Gebang. Kami memastikan kualitas material dan teknik pengerjaan benar-benar optimal," tegas Lurah Nanang Suwono.

Proyek yang disurvei ini menargetkan peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi sepanjang 500 meter. Jaringan irigasi yang sudah usang dan mengalami kebocoran parah sering kali menyebabkan defisit air yang merugikan petani saat musim tanam.

Menurut Lurah Gebang, program dari BBWS Brantas ini merupakan jawaban atas keluhan bertahun-tahun yang dihadapi petani.

"Program ini, Inpres Tahap III dari BBWS Brantas, adalah berkah. Selama ini, air sering hilang di tengah jalan akibat kebocoran. Dengan rehabilitasi jaringan irigasi sepanjang setengah kilometer ini, kami yakin efisiensi penyaluran air ke sawah akan meningkat drastis, mengurangi kerugian, dan memungkinkan petani menanam lebih optimal, bahkan saat musim kemarau," jelas Lurah Nanang Suwono.

Manfaat utama dari proyek ini adalah meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) di wilayah tersebut. Jika sebelumnya petani hanya bisa panen dua kali setahun karena kendala air, dengan irigasi yang lebih baik, potensi panen tiga kali setahun menjadi sangat mungkin. Hal ini secara langsung akan meningkatkan pendapatan petani dan memperkuat ketahanan pangan Jember.

Keberhasilan proyek ini tidak lepas dari sinergi antara pemerintah pusat (BBWS Brantas), pemerintah daerah (Pemkab Jember melalui Kelurahan Gebang dan Kecamatan Patrang), serta dukungan penuh dari masyarakat setempat, khususnya para anggota kelompok tani.

Surat dari Kecamatan Patrang menjadi pendorong bagi Kelurahan Gebang untuk aktif mengawasi. Lurah Nanang Suwono dan Sekretaris Kelurahan Ketut Budiasa memastikan komunikasi antara pelaksana proyek dan warga tetap harmonis.

"Kami ingin program ini menjadi percontohan. Uang negara harus kembali dalam bentuk manfaat nyata bagi rakyat. Dengan selesainya irigasi ini, kami optimistis sawah-sawah di Gebang akan menghasilkan panen raya, mendukung visi Jember sebagai lumbung pangan," pungkas Lurah Gebang.

Diharapkan, proyek irigasi sepanjang 500 meter di Langon ini dapat segera rampung dan diresmikan, membawa "Emas Biru" (air) yang berlimpah, membuka gerbang kemakmuran bagi para petani Kelurahan Gebang. Survei lapangan ini membuktikan bahwa pemerintah serius mengawal setiap rupiah pembangunan infrastruktur dari hulu ke hilir.

Galeri Foto