logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Tegal Gede

Respons Cepat Dinsos dan Kelurahan Tegalgede, ODGJ di Kaliurang Green Garden Dievakuasi ke RSJ Lawang

  • 22 Juni 2026
  • Dibaca 26 Kali
Bagikan Via:
respons-cepat-dinsos-dan-kelurahan-tegalgede-odgj-di-kaliurang-green-garden-dievakuasi-ke-rsj-lawang-20260622

Respons Cepat Dinsos dan Kelurahan Tegalgede, ODGJ di Kaliurang Green Garden Dievakuasi ke RSJ Lawang

Jember, 22 Juni 2026 – Upaya penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) kembali dilakukan secara terpadu oleh Pemerintah Kelurahan Tegalgede bersama Dinas Sosial Kabupaten Jember. Seorang ODGJ yang tinggal di wilayah Krajan Timur, Perumahan Kaliurang Green Garden, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, dievakuasi pada Senin (22/6/2026) untuk mendapatkan perawatan lanjutan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, Kabupaten Malang.

Proses evakuasi melibatkan berbagai unsur, di antaranya Lurah Tegalgede Shierley Aisyah, S.T., M.M., Kepala UPT PPPA Dinas Sosial Kabupaten Jember Herry Aprilliyanto, S.T. beserta tim, Tim Liposos Dinas Sosial Kabupaten Jember yang dipimpin Agus Widodo, Kasi PMKS Kelurahan Tegalgede Suliman, S.Sos. bersama staf PMKS, tim kesehatan dari Puskesmas Sumbersari yang terdiri dari Arie Nuraini dan Dwi Kristiyani S., Babinsa Kelurahan Tegalgede Serma Sugino, Ketua RW 07 Fatima, serta Ketua RT 07 Dicky.

Evakuasi dilakukan setelah yang bersangkutan menunjukkan gejala kekambuhan akibat tidak lagi mengonsumsi obat rutin yang sebelumnya diperoleh dari RSJ Lawang. Menurut keterangan pihak keluarga dan lingkungan sekitar, obat yang dimiliki pasien telah habis sejak beberapa waktu lalu dan tidak dilakukan kontrol lanjutan. Akibatnya, dalam beberapa hari terakhir kondisi kejiwaan pasien mulai memburuk dengan menunjukkan perilaku agresif, mudah tersinggung, sering marah, bahkan melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap istrinya.

Kasi PMKS Kelurahan Tegalgede, Suliman, S.Sos., menjelaskan bahwa laporan terkait kondisi tersebut diterima oleh Dinas Sosial Kabupaten Jember pada Sabtu malam. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Dinas Sosial bersama tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal.

Namun saat petugas tiba di rumah yang bersangkutan, pasien tidak berada di lokasi. Yang ada hanya istri dan anaknya yang saat itu dinilai berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan perlindungan. Untuk mencegah terjadinya kembali tindak kekerasan dalam rumah tangga, Dinas Sosial Kabupaten Jember segera mengambil langkah perlindungan dengan membawa istri dan anak pasien ke kantor Dinas Sosial Kabupaten Jember untuk mendapatkan pendampingan dan tempat yang aman sementara waktu.

Selama dua hari berikutnya, petugas melakukan koordinasi intensif dengan perangkat kelurahan, tenaga kesehatan, aparat kewilayahan, serta keluarga guna memastikan keberadaan pasien. Setelah keberadaannya diketahui, tim gabungan akhirnya berhasil melakukan penjemputan pada Senin pagi dengan pendekatan persuasif dan humanis.

Lurah Tegalgede Shierley Aisyah menyampaikan apresiasi atas respons cepat seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kasus tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, aparat keamanan, dan masyarakat sangat penting dalam menangani persoalan kesehatan jiwa di lingkungan masyarakat.

“Keselamatan keluarga dan lingkungan menjadi prioritas. Di sisi lain, pasien juga memiliki hak untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan yang layak. Karena itu penanganan dilakukan secara cepat, terukur, dan mengedepankan aspek kemanusiaan,” ujarnya.

Setelah berhasil dievakuasi, pasien langsung dibawa oleh Dinas Sosial Kabupaten Jember untuk dirujuk kembali ke RSJ Lawang guna menjalani pengobatan dan rehabilitasi lanjutan. Sementara itu, pada hari yang sama, istri dan anak pasien yang sebelumnya diamankan oleh Dinas Sosial telah dipulangkan ke rumah setelah kondisi dinilai aman dan pasien telah berada dalam penanganan petugas.

Keberhasilan evakuasi tersebut menjadi bukti nyata pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menangani persoalan sosial dan kesehatan jiwa. Diharapkan, pasien dapat kembali menjalani pengobatan secara teratur sehingga kondisi kesehatannya membaik dan dapat kembali menjalani kehidupan bermasyarakat dengan lebih baik.

Galeri Foto