Saatnya Berbicara Dengan Data, Pemkab Jember Perkuat E-SAKIP PAPUMA Bersama Narasumber dari UGM
- 28 September 2026
- Dibaca 17 Kali
Bagikan Via:
Saatnya Berbicara Dengan Data, Pemkab Jember Perkuat E-SAKIP PAPUMA Bersama Narasumber dari UGM
JEMBER – Penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Jember terus dilakukan. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Bagian Organisasi menggelar Asistensi Pengembangan Aplikasi E-SAKIP Jember dan Progres Tindak Lanjut Hasil Evaluasi SAKIP Kabupaten Jember selama dua hari, pada 24–25 September 2026.
Kegiatan dibuka oleh Ibu Penny Artha Medya, S.E., Ak., selaku Kepala Bagian Organisasi sekaligus Plt. Inspektur Kabupaten Jember. Dalam arahannya, Kepala Bagian Organisasi mengingatkan seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahapan dan panduan yang disampaikan narasumber, untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi PAPUMA sebagai bagian dari pengelolaan kinerja di Lingkup pemkab Jember.
Kegiatan yang menghadirkan Prof. Mudrajat Kuncoro, Ph.D. dari Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menjadi ruang bersama untuk melihat kembali sejauh mana pengelolaan kinerja telah berjalan, sekaligus memastikan tindak lanjut hasil evaluasi SAKIP benar-benar diterjemahkan ke dalam perbaikan yang konkret. Dalam paparannya narasumber kembali mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk tidak terjebak dalam ilusi kinerja, dimana perencanaan tampak rapi, anggaran habis terserap , namun rakyat tidak merasakan dampak nyata
Pada hari pertama, asistensi difokuskan bersama jajaran kecamatan di Kabupaten Jember, dengan pembahasan yang menitikberatkan pada penguatan pengelolaan dan penginputan data Indikator Kinerja Utama (IKU) dalam aplikasi E-SAKIP PAPUMA. Pada hari kedua, 25 September 2026, kegiatan dilanjutkan bersama badan dan dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember. Pembahasan diarahkan pada cascading kinerja, yaitu bagaimana sasaran dan indikator kinerja dapat diturunkan secara selaras dari tingkat pemerintah daerah hingga perangkat daerah, dan secara detil menggambarkan kontribusi setiap pegawai dalam mendukung sasaran.
Bukan sekadar memastikan data sudah terisi, asistensi juga mengajak setiap perangkat daerah untuk “berbicara dengan data”. Mulai dari target kinerja, baseline, capaian atau realisasi, formulasi perhitungan, hingga definisi operasional indikator, seluruhnya perlu dipastikan selaras dengan Perjanjian Kinerja dan dokumen perencanaan. Akuntabilitas diharapkan tergambar secara utuh pada PAPUMA, sehingga data dalam PAPUMA bukan hanya lengkap, terupdate, dn disertai bukti dukung yang valid.
Melalui asistensi SAKIP, Pemkab Jember mendorong agar pengembangan E-SAKIP PAPUMA tidak berhenti pada persoalan penginputan data pada aplikasi. Namun lebih dari itu, PAPUMA diharapkan menjadi bagian dari proses pengelolaan kinerja sebagai tools dalam merencanakan, mengukur, memantau, dan memperbaiki kinerja secara berkelanjutan. Karena pada akhirnya SAKIP bertujuan untuk memastikan setiap rupiah anggaran negara menghasilkan output dan outcome yang terukur.