logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

Sedekah Bumi Kaki Gunung Watu Pecah: Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Masyarakat

  • 20 Juli 2025
  • Dibaca 3936 Kali
Bagikan Via:
sedekah-bumi-kaki-gunung-watu-pecah-wujud-syukur-dan-pelestarian-budaya-masyarakat

Sedekah Bumi Kaki Gunung Watu Pecah: Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Masyarakat

Tradisi tahunan Sedekah Bumi Kaki Gunung Watu Pecah kembali digelar oleh masyarakat sebagai bentuk rasa syukur atas anugerah alam, hasil panen, dan keselamatan hidup yang telah diterima selama satu tahun terakhir. Kegiatan ini berlangsung pada sabtu, 19 Juli 2025 di alun-alun ambulu

Tradisi Sedekah Bumi merupakan bentuk kearifan lokal yang sarat dengan makna, di mana masyarakat secara gotong royong menyelenggarakan prosesi adat, doa bersama, dan penyajian hasil bumi kepada alam sebagai simbol keseimbangan antara manusia dan lingkungannya.

Rangkaian kegiatan meliputi kirab budaya, pertunjukan kesenian tradisional, hingga doa bersama yang diikuti oleh tokoh adat, perangkat desa, serta seluruh lapisan masyarakat. Antusiasme warga dalam menyambut acara ini menjadi cerminan kuatnya ikatan sosial dan spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mendorong agar kegiatan ini terus dilestarikan serta dikemas secara kreatif untuk meningkatkan kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara. Keberlangsungan tradisi ini menjadi bukti bahwa warisan budaya daerah mampu hidup berdampingan dengan perkembangan zaman, tanpa kehilangan esensinya.

Dengan terselenggaranya Sedekah Bumi Gunung Kaki Watu Pecah, diharapkan nilai-nilai kearifan lokal dapat terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas budaya bangsa dan perekat harmoni sosial. Sedekah Bumi di Gunung Kaki Watu Pecah akan terus menjadi wujud penghormatan kepada leluhur dan alam semesta, serta memperkuat jati diri budaya Kabupaten Jember.