Sukses Lewati Dua Fase Awal, Kecamatan Jombang Siap Akselerasi Program Makan Bergizi Gratis Pasca-Supervisi Kabupaten
- 08 Juli 2026
- Dibaca 11 Kali
Bagikan Via:
Sukses Lewati Dua Fase Awal, Kecamatan Jombang Siap Akselerasi Program Makan Bergizi Gratis Pasca-Supervisi Kabupaten
JEMBER, 08 Juli 2026 - Kesiapan jajaran aparatur Kecamatan Jombang dalam mengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui skema Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menunjukkan lompatan progres yang sangat signifikan. Setelah dua kali berturut-turut digembleng melalui supervisi ketat oleh tim internal wilayah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pendamping pada fase awal, hari ini performa riil di lapangan ditinjau langsung oleh Tim Supervisi SPPG MBG tingkat Kabupaten Jember. Langkah ini diambil guna melakukan verifikasi akhir kelayakan operasional program. Kali ini, tim kabupaten memilih fokus bergerak dengan terjun langsung ke jantung pertahanan program, yakni area Dapur Umum MBG Kecamatan Jombang, untuk memastikan operasional dari sisi hulu berjalan tanpa celah sedikit pun.
Jalannya kegiatan supervisi hari ini menangkap potret menyeluruh bagaimana keberadaan Dapur Umum MBG Jombang bukan sekadar berfungsi sebagai tempat memasak biasa, melainkan telah bertransformasi menjadi pusat pergerakan ekosistem lokal yang terstandarisasi dengan ketat. Tim Kabupaten Jember memeriksa dengan sangat detail kesesuaian fisik bangunan dapur yang digunakan untuk memproduksi ratusan porsi makanan setiap harinya. Pemeriksaan mencakup tata letak (layout) ruang masak yang wajib memenuhi standar higienis, zonasi pemisahan bahan mentah dan matang, sistem ventilasi udara untuk mencegah kelembapan berlebih, ketersediaan akses air bersih yang melimpah, hingga manajemen pengelolaan limbah domestik hasil produksi agar tidak mencemari lingkungan sekitar.
Tidak hanya berfokus pada fisik bangunan, aspek legalitas formal dan kelengkapan administrasi juga menjadi sasaran pemeriksaan berlapis oleh tim kabupaten. Petugas memeriksa dokumen kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari dinas kesehatan, sertifikasi halal untuk menjamin kepatuhan regulasi, jaminan keamanan rantai pasok (supply chain), hingga ketertiban pembukuan administrasi harian dapur. Di sisi lain, aktivitas di dalam dapur ini terpantau telah berhasil menggerakkan roda ekonomi kerakyatan secara masif. Seluruh pengadaan bahan baku makanan utama, mulai dari beras, sayur-mayur segar, telur, hingga daging ayam, secara konsisten mengintegrasikan dan menyerap potensi hasil bumi dari sektor pertanian serta peternakan lokal milik warga di desa-desa sekitar Kecamatan Jombang.
Camat Jombang, Farisa Jamal Taslim, S.STP., M.M., menyatakan bahwa rantai proses yang panjang dari pelaksanaan supervisi pertama hingga ketiga ini merupakan bukti nyata keseriusan jajarannya dalam mengawal program strategis nasional. Menurutnya, program pemenuhan gizi ini tidak boleh hanya dilihat sebagai proyek pembagian makanan instan semata, melainkan sebuah investasi jangka panjang dan gerakan bersama untuk membangun generasi unggul yang dimulai dari kesiapan tata kelola pemerintahan yang bersih, kolaboratif, transparan, dan taat pada regulasi teknis di tingkat kecamatan.
“Supervisi hari ini dari Tim Kabupaten Jember adalah ujian naik kelas bagi seluruh tim kerja, pengelola, dan kader di Kecamatan Jombang. Kita semua sudah dua kali melewati tahapan supervisi oleh tim kecamatan serta OPD terkait untuk menambal segala kekurangan teknis yang ada. Hari ini, tim dari kabupaten terjun langsung ke dalam dapur MBG kita untuk melihat bagaimana rekomendasi perbaikan itu dijalankan secara nyata di lapangan, mulai dari mengecek kelaikan struktur bangunan dapur, pemenuhan sertifikat higiene sanitasi, hingga alur pelaporan administrasinya yang harus akuntabel. Kami sangat bangga karena program SPPG MBG ini tidak hanya membuat anak-anak sekolah kita menjadi lebih sehat, fokus, dan cerdas di dalam kelas, tetapi juga mulai menggerakkan warung-warung kecil dan para petani lokal sebagai penyuplai utama bahan baku ke dapur ini. Semua masukan berharga dari tim kabupaten akan langsung kami eksekusi di lapangan demi menjaga keberlanjutan program ini ke depan,” urai Camat Jombang dengan nada optimis.
Pada akhir kegiatan sidak di area dapur umum, Tim Kabupaten Jember memberikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi perubahan yang ditunjukkan, ketaatan penuh terhadap standar sertifikasi kesehatan pangan, serta kerapian manajemen database penerima manfaat yang disajikan oleh pihak Kecamatan Jombang. Kegiatan pengawasan langsung di dapur MBG ini kemudian ditutup dengan penyusunan dan penandatanganan dokumen komitmen bersama untuk menjaga konsistensi mutu pangan secara berkala, memastikan program MBG dapat berjalan secara berkelanjutan, serta mempertahankan tren positif perbaikan gizi anak di seluruh wilayah Kecamatan Jombang.