logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Tak Banyak yang Tahu, Struktur “Top Bottom” Ini Jadi Solusi Cepat Jembatan Rusak di Jember

  • 12 Mei 2026
  • Dibaca 103 Kali
Bagikan Via:
tak-banyak-yang-tahu-struktur-top-bottom-ini-jadi-solusi-cepat-jembatan-rusak-di-jember-20260513

Tak Banyak yang Tahu, Struktur “Top Bottom” Ini Jadi Solusi Cepat Jembatan Rusak di Jember

JEMBER, 12 MEI 2026 – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jember melakukan pemasangan Box Culvert Top Bottom (BCTB) di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, pada Selasa 12 Mei 2026. Struktur yang masih jarang diketahui masyarakat luas tersebut kini menjadi salah satu solusi cepat dalam penanganan jembatan maupun gorong-gorong yang mengalami kerusakan.

BCTB atau yang lebih dikenal dengan istilah “Top Bottom” merupakan variasi box culvert pracetak yang terdiri dari dua bagian, yakni bagian atas dan bawah yang dipasang secara terpisah. Bentuknya tidak menyerupai kotak utuh, melainkan berbentuk Double U sehingga lebih mudah dipasang di lapangan.

Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Muda Dinas PUPR Jember, Erfan Yudianto, S.T, menjelaskan, penggunaan istilah top dan bottom berasal dari bentuk konstruksinya yang terdiri dari dua bagian terpisah. “Kenapa disebut top dan bottom, karena bentuknya tidak utuh kotak, tetapi berbentuk double U,” ujarnya.

Ia menjelaskan, metode tersebut dipilih karena lebih efisien dan menyesuaikan dengan kapasitas alat berat yang dimiliki Dinas PUPR Kabupaten Jember. Apabila menggunakan box culvert utuh berukuran 2 meter, alat berat yang tersedia dinilai belum mampu mengangkat beban tersebut.

“Kami memilih menggunakan BCTB karena apabila memakai box culvert utuh ukuran 2 meter, alat berat kami tidak mampu mengangkatnya. Saat ini excavator jenis PC200 merupakan alat berat terbesar yang kami miliki, namun sebenarnya alat tersebut lebih cocok digunakan pada pekerjaan tanah dan bukan diperuntukkan untuk mengangkut box culvert,” jelasnya.

Selain itu, Dinas PUPR Kabupaten Jember juga sementara belum memiliki crane yang mampu digunakan sebagai alat bongkar muat box culvert berukuran besar.

“Kami sementara ini masih belum memiliki crane. Padahal alat tersebut mampu mengangkat box culvert ukuran 2 meter ke atas,” tambahnya.

Dalam pengerjaan tersebut, Dinas PUPR Kabupaten Jember menggunakan empat set BCTB ukuran 2 meter. Masing-masing set memiliki panjang 1,2 meter sehingga total panjang konstruksi mencapai 4,8 meter.

Tak hanya menurunkan alat berat dan kendaraan pendukung lainnya, Dinas PUPR Kabupaten Jember juga menerjunkan tim Unit Reaksi Cepat (URC) Korwil Kencong guna mempercepat proses pengerjaan di lokasi.

Melalui pemasangan BCTB tersebut, Dinas PUPR Kabupaten Jember berharap akses masyarakat dapat kembali lancar dan aman, terutama bagi kendaraan bertonase berat seperti truk maupun bus yang melintasi wilayah tersebut.

Galeri Foto