Tak Hanya Guru Ngaji, Guru Kitab Non-Muslim di Semboro juga Terima Insentif
- 13 Maret 2026
- Dibaca 226 Kali
Bagikan Via:
Tak Hanya Guru Ngaji, Guru Kitab Non-Muslim di Semboro juga Terima Insentif
JEMBER, 13 MARET 2026 – Bupati Jember melanjutkan program kesejahteraan tokoh agama di Kabupaten Jember. Selain guru ngaji, insentif juga diberikan kepada guru kitab suci non muslim, salah satunya yang disalurkan di Balai Desa Rejoagung, Kecamatan Semboro, Jumat, 13 Maret 2026 pukul 08.30 WIB.
Program ini adalah wujud nyata kepedulian Pemkab Jember kepada para tokoh keagamaan yang selama ini berperan penting dalam membimbing umat dan menanamkan nilai-nilai moral di tengah masyarakat.
Tidak hanya kepada guru ngaji muslim, insentif ini juga disalurkan kepada guru kitab suci non muslim sebagai wujud perhatian yang merata kepada seluruh tokoh agama.
Dalam kegiatan tersebut tercatat sebanyak 29 guru kitab suci non muslim menerima insentif. Seluruh penerima mendapatkan nominal yang sama seperti yang diberikan kepada guru ngaji, yaitu sebesar Rp1.500.000 per orang.
Dari jumlah tersebut, 27 penerima hadir langsung dalam kegiatan penyaluran, sementara satu penerima berhalangan hadir karena sedang bekerja di luar daerah dan dapat mengambil insentif melalui Bank Jatim.
Penyaluran insentif tersebut juga memiliki makna khusus karena berlangsung pada momentum bulan Ramadan serta menjelang libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri. Pada periode ini, bantuan honorarium diharapkan dapat membantu para guru keagamaan dalam memenuhi kebutuhan keluarga menjelang hari raya.
Selain itu, penyaluran insentif kepada guru kitab suci non muslim juga menjadi simbol harmoni dan keberagaman di Kabupaten Jember. Program ini menunjukkan bahwa perhatian Pemkab Jember tidak hanya diberikan kepada satu kelompok saja, tetapi kepada seluruh tokoh keagamaan yang berperan menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
Salah satu penerima insentif, Monica, mengaku tidak menyangka program tersebut juga diberikan kepada tokoh agama non muslim.
“Kami sangat berterimakasih atas perhatian Pemkab Jember. Saya kira yang menerima hanya guru ngaji saja, ternyata semua tokoh agama dapat,” ujar Monica.
Kegiatan penyaluran insentif tersebut berlangsung tertib dan lancar dengan dihadiri oleh Kepala Desa Rejoagung, Babinsa, perangkat desa, pendamping guru ngaji, tim dari Bank Jatim, serta warga penerima. (alf)