logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Tanah Longsor Ancam Rumah Warga di Sukorambi, BPBD Jember Pasang Terpal dan Siapkan Mitigasi Lanjutan

  • 29 Maret 2026
  • Dibaca 384 Kali
Bagikan Via:
tanah-longsor-ancam-rumah-warga-di-sukorambi-bpbd-jember-pasang-terpal-dan-siapkan-mitigasi-lanjutan-20260329

Tanah Longsor Ancam Rumah Warga di Sukorambi, BPBD Jember Pasang Terpal dan Siapkan Mitigasi Lanjutan

JEMBER, 29 MARET 2026 - Peristiwa tanah longsor terjadi di Dusun Krajan RT/RW 03/04, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Longsoran yang dipicu hujan berintensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir itu berpotensi merusak rumah milik Suparman (67) yang dihuni lima jiwa.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember menerima laporan kejadian pada Minggu 29 Maret 2026 pukul 13.18 WIB dan langsung melakukan penanganan di lokasi. Hingga pukul 16.00 WIB, kondisi di lapangan dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali, meski potensi longsor susulan masih perlu diwaspadai.

“Curah hujan yang tinggi menyebabkan tanah menjadi jenuh dan labil. Longsoran terjadi di area samping rumah warga dengan panjang sekitar 10 meter dan tinggi mencapai 15 meter,” ujar Iwan, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember, saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, longsoran tersebut belum menimbulkan korban jiwa, namun mengancam struktur bangunan di sekitarnya. Oleh karena itu, tim segera melakukan langkah cepat guna meminimalisasi risiko lanjutan.

Upaya penanganan yang dilakukan di antaranya koordinasi dengan pihak terkait dan warga setempat, serta pemasangan dua terpal di area rawan longsor untuk mengurangi dampak air hujan yang dapat memperparah kondisi tanah. Selain itu, tim juga melakukan dokumentasi sebagai bagian dari pelaporan dan evaluasi.

BPBD Jember juga memberikan imbauan kepada pemilik rumah dan warga sekitar agar tidak mendekati area longsoran demi keselamatan. Mengingat kondisi tanah masih labil, warga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan pergerakan tanah, terutama saat hujan turun.

Sebagai langkah mitigasi lanjutan, BPBD merekomendasikan pemasangan bronjong atau kawat berisi batu pada tebing yang longsor untuk memperkuat struktur lereng. Selain itu, diperlukan pembangunan saluran drainase guna mengurangi genangan air yang dapat memicu longsor susulan.

“Penanaman vegetasi berakar kuat juga penting untuk meningkatkan kestabilan tanah dalam jangka panjang,” tambah Iwan.

Tidak terdapat kendala berarti dalam proses penanganan di lapangan. Unsur yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi BPBD Kabupaten Jember dan masyarakat setempat yang turut membantu upaya penanganan.

BPBD Jember mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi, serta segera melaporkan jika ditemukan tanda-tanda pergerakan tanah di lingkungan masing-masing. (tgh)

Galeri Foto