Tindak Lanjut Aspirasi Para Kiai, Camat Umbulsari Bersama Dinas PUPR Tinjau Sejumlah Pondok Pesantren
- 05 November 2026
- Dibaca 31 Kali
Bagikan Via:
Tindak Lanjut Aspirasi Para Kiai, Camat Umbulsari Bersama Dinas PUPR Tinjau Sejumlah Pondok Pesantren
JEMBER, 05 NOVEMBER 2026 – Menindaklanjuti arahan Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), Camat Umbulsari Prihan Jadid bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jember melakukan peninjauan ke sejumlah pondok pesantren di wilayah Kecamatan Umbulsari, Kamis 05 November 2026.
Adapun pondok pesantren yang menjadi sasaran peninjauan di antaranya PP Al Islah 2, PP Bahrul Ulum Paleran, dan PP Syirajud Taukhid Paleran.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi yang disampaikan para kiai pengasuh pondok pesantren saat berdialog langsung dengan Bupati Jember dalam kegiatan Bunga Desaku yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Umbulsari beberapa waktu lalu.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah pengasuh pondok pesantren menyampaikan berbagai kebutuhan infrastruktur penunjang aktivitas pesantren. Di antaranya permohonan penerangan jalan umum (PJU) untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan akses menuju pondok, serta pembangunan jalan paving guna mempermudah mobilitas santri maupun masyarakat sekitar.
Camat Umbulsari Prihan Jadid menyampaikan bahwa peninjauan tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat, khususnya yang disampaikan oleh para pengasuh pondok pesantren.
"Alhamdulillah, aspirasi yang disampaikan para kiai dalam kegiatan Bunga Desaku mulai kami tindak lanjuti bersama Dinas PUPR. Hari ini kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan, sehingga kebutuhan masing-masing pondok pesantren bisa diketahui secara lebih jelas dan terukur," ujar Prihan Jadid.
Ia menambahkan, pemerintah kecamatan akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait agar usulan yang telah disampaikan dapat dikaji dan diperjuangkan sesuai dengan kewenangan, skala prioritas, serta kemampuan anggaran daerah.
"Harapan kami, apa yang menjadi kebutuhan pondok pesantren ini bisa mendapatkan perhatian dan solusi terbaik. Pesantren memiliki peran besar dalam pendidikan, pembinaan akhlak, dan kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, sudah selayaknya fasilitas penunjangnya juga mendapat perhatian," tambahnya.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Jember menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menampung aspirasi masyarakat melalui dialog, tetapi juga melakukan pengecekan langsung sebagai bagian dari proses tindak lanjut.
Dengan demikian, kegiatan Bunga Desaku diharapkan tidak berhenti sebagai ruang silaturahmi dan penyampaian usulan, melainkan menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan langkah nyata pembangunan daerah. (opk)