logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Jombang

Tindak Lanjuti Instruksi Bupati, Muspika Jombang Instruksikan Kades Sisir Anak Putus Sekolah

  • 09 Juli 2026
  • Dibaca 17 Kali
Bagikan Via:
tindak-lanjuti-instruksi-bupati-muspika-jombang-instruksikan-kades-sisir-anak-putus-sekolah-20260709

Tindak Lanjuti Instruksi Bupati, Muspika Jombang Instruksikan Kades Sisir Anak Putus Sekolah

JEMBER, 09 Juli 2026 – Pemerintah Kecamatan Jombang bergerak taktis dan responsif dalam menindaklanjuti program strategis gagasan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang kini diimplementasikan secara masif di tingkat daerah oleh Bupati Jember, Gus Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. Langkah konkret ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral yang digelar di Pendopo Kecamatan Jombang pada Kamis (9/7/2026) pagi. Dalam forum resmi tersebut, Camat Jombang secara instruktif memerintahkan seluruh Kepala Desa (Kades) di wilayahnya untuk segera melakukan penyisiran dan pendataan komprehensif terhadap anak-anak dari keluarga miskin ekstrem yang mengalami putus sekolah.

Langkah cepat ini diambil guna mendukung penuh dan menyukseskan program "Sekolah Rakyat" yang saat ini sudah berjalan secara operasional di gedung Pusat Kegiatan Seni dan Budaya Nasional (PKSBN) di kawasan GOR PKPSO, Kecamatan Kaliwates. Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bahkan telah menyiapkan rencana besar dengan memindahkan serta memperluas fasilitas pendidikan gratis ini ke kawasan Jember Sport Garden (JSG) Ajung. Di lokasi baru tersebut, Sekolah Rakyat akan berdiri di atas lahan seluas 9 hektar yang pembangunannya didanai sepenuhnya oleh anggaran pemerintah. Untuk tahap awal di wilayah Kecamatan Jombang, target utama penyisiran dan pemetaan data difokuskan pada anak-anak usia jenjang Sekolah Dasar (SD) agar hak dasar pendidikan mereka dapat terpenuhi sejak dini.

"Harapan besar dari Gus Bupati sangat jelas dan tegas, jangan sampai ada lagi anak-anak dari warga miskin di Kabupaten Jember, khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Jombang, yang tidak bisa mengenyam pendidikan atau terpaksa putus sekolah hanya karena terkendala alasan ekonomi keluarga. Oleh karena itu, saya meminta seluruh Kades, petugas Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), jajaran pengurus RT dan RW, hingga kader LSN Srikandi untuk bergerak bersama secara sinergis. Lakukan penyisiran menyisir setiap dusun di masing-masing desa tanpa ada yang terlewat," perintah Camat Jombang, Farisa Jamal Taslim., S.STP., M.M., dengan tegas di hadapan peserta rakor.

Selain fokus pada penuntasan isu pendidikan anak-anak kurang mampu, Rakor lintas sektor yang berjalan dinamis hingga pukul 12.00 WIB ini juga memberikan atensi khusus pada agenda kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi. Saat ini, ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi sudah mulai memasuki wilayah pedesaan untuk melakukan survei awal dan pemetaan program kerja. Menanggapi hal ini, Camat meminta para Kades beserta perangkatnya untuk aktif memantau, mendampingi, dan memfasilitasi aktivitas para mahasiswa tersebut selama berada di lingkungan warga. Pihak kecamatan menekankan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan para mahasiswa guna mengantisipasi sekaligus mencegah terjadinya insiden atau kejadian negatif yang pernah terjadi di masa lalu.

Agenda rakor kemudian ditutup dengan pembahasan strategis mengenai optimalisasi pendapatan daerah melalui percepatan realisasi capaian Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Dalam waktu dekat, seluruh wilayah di Kecamatan Jombang dijadwalkan akan kedatangan tim tenaga surveyor serta tim fasilitasi pelayanan PBB dari tingkat kabupaten.

Kehadiran tim teknis ini bertugas untuk melakukan identifikasi langsung terhadap Nomor Objek Pajak (NOP) yang tertera pada Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB di lapangan. Selain itu, mereka juga akan melakukan pemutakhiran data secara menyeluruh terhadap objek maupun subjek pajak yang sudah tidak sesuai dengan kondisi riil saat ini. Proses pemutakhiran ini dinilai sangat krusial agar proses administrasi perpajakan daerah ke depan menjadi semakin akurat, valid, transparan, dan meminimalkan potensi kesalahan fatal dalam penagihan pajak di masyarakat.

Melalui sinergi tiga agenda besar ini—mulai dari jaminan pendidikan anak miskin ekstrem, pengawalan program akademis mahasiswa, hingga pembenahan administrasi pajak daerah—Pemerintah Kecamatan Jombang optimistis dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendorong roda pembangunan dan peningkatan kesejahteraan sosial yang merata di Kabupaten Jember. Forum rakor diakhiri dengan penyusunan jadwal teknis lapangan agar seluruh instruksi yang telah disepakati dapat langsung dieksekusi oleh para Kepala Desa mulai esok hari.

Galeri Foto