logo ppid jember kim
Oleh : Puskesmas Banjarsengon

Pembekalan Tim Pelaksana PMT Berbasis Pangan Lokal di UPTD Puskesmas Banjarsengon

  • 30 April 2026
  • Dibaca 122 Kali
Bagikan Via:
pembekalan-tim-pelaksana-pmt-berbasis-pangan-lokal-di-uptd-puskesmas-banjarsengon-20260430

Pembekalan Tim Pelaksana PMT Berbasis Pangan Lokal di UPTD Puskesmas Banjarsengon

UPTD Puskesmas Banjarsengon melaksanakan kegiatan Pembekalan Tim Pelaksana dalam Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal bagi ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK) dan balita bermasalah gizi, yang dihadiri oleh kader kesehatan dan tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas tim pelaksana dalam upaya percepatan penanggulangan masalah gizi, khususnya pada kelompok rentan seperti ibu hamil KEK dan balita dengan masalah gizi. Kehadiran kader dan tenaga kesehatan menjadi kunci penting dalam keberhasilan pelaksanaan program ini, mengingat peran mereka yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan terkait kebijakan pelaksanaan PMT, penentuan dan pendampingan sasaran, serta penyusunan menu makanan tambahan berbasis pangan lokal yang bergizi seimbang. Selain itu, disampaikan pula pentingnya pemanfaatan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh, bernilai gizi tinggi, serta sesuai dengan kebiasaan konsumsi masyarakat setempat.

Kepala UPTD Puskesmas Banjarsengon drg. Driana Desy Purwiningsih M.Kes menyampaikan bahwa sinergi antara tenaga kesehatan dan kader sangat dibutuhkan agar pelaksanaan PMT dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. “Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan kader dan tenaga kesehatan memiliki pemahaman yang sama serta mampu mengimplementasikan PMT berbasis pangan lokal secara tepat sasaran,” ujarnya.

Melalui kegiatan pembekalan ini, diharapkan seluruh tim pelaksana, baik kader maupun tenaga kesehatan, dapat meningkatkan keterampilan dan komitmen dalam mendukung program perbaikan gizi. UPTD Puskesmas Banjarsengon optimis bahwa implementasi PMT berbasis pangan lokal dapat memberikan dampak positif dalam menurunkan angka masalah gizi pada ibu hamil dan balita di wilayah kerjanya.

Galeri Foto