Tinggal di Rumah Sederhana, Satini Dapat Layanan Home Care dan Bantuan
- 04 September 2026
- Dibaca 108 Kali
Bagikan Via:
Tinggal di Rumah Sederhana, Satini Dapat Layanan Home Care dan Bantuan
JEMBER, 04 SEPTEMBER 2026 – Setelah menuntaskan kunjungan kepada ibu hamil risiko tinggi di wilayah perbatasan Jember-Bondowoso, tim Home Care Pemerintah Kabupaten Jember kembali bergerak usai salat Jumat untuk menyambangi warga di Dusun Bates, Desa Pringgondani, Kecamatan Sumberjambe, Jumat 04 September 2026. Kali ini, tim mengunjungi Satini, lansia yang akrab disapa Bu Sipol, untuk memberikan pemeriksaan kesehatan sekaligus bantuan kebutuhan dasar.
Satini tinggal bersama suaminya yang mengalami kondisi fisik dengan posisi tubuh membungkuk. Keduanya hidup dalam kondisi yang sederhana. Rumah yang mereka tempati belum berdinding tembok, melainkan menggunakan anyaman bambu (gedek) dan kayu. Kondisi tersebut membuat tempat tinggal mereka cukup terbuka terhadap udara dingin, terutama pada malam dan pagi hari.
Selain menghadapi keterbatasan kondisi tempat tinggal, Satini juga merupakan penyandang disabilitas. Dalam aktivitas sehari-hari, ia membutuhkan alat bantu untuk berjalan. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan tim Home Care untuk memberikan pelayanan langsung ke rumah, sehingga Satini dan suaminya tidak harus datang sendiri ke fasilitas kesehatan.
Dalam kunjungan tersebut, tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan Satini dan suaminya. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari upaya mendeteksi kondisi kesehatan warga lanjut usia sekaligus memastikan kebutuhan pelayanan dapat diketahui sejak awal.
Tim juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan memperhatikan kondisi fisik, terutama bagi warga lanjut usia yang memiliki keterbatasan mobilitas. Keluarga juga diharapkan dapat terus memperhatikan kondisi keduanya dan segera menghubungi petugas kesehatan apabila terdapat keluhan yang membutuhkan penanganan.
Sekcam Sumberjambe Lily Rismawati, S.Sos., mengatakan kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada warga yang membutuhkan pelayanan secara langsung, terutama lansia dan penyandang disabilitas.
“Alhamdulillah, hari ini tim bisa langsung melihat kondisi Bu Satini dan suaminya. Selain pemeriksaan kesehatan, kami juga memberikan bantuan yang memang dibutuhkan, terutama untuk menghadapi cuaca dingin di Sumberjambe,” ujar Lily.
Melihat kondisi tempat tinggal Satini dan suaminya, tim juga menyerahkan bantuan berupa pakaian dan selimut. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka, terutama di tengah kondisi udara Kecamatan Sumberjambe yang terasa dingin pada malam hingga pagi hari dalam beberapa waktu terakhir.
Pemberian bantuan tersebut menjadi bagian dari pendekatan layanan yang tidak hanya memperhatikan aspek kesehatan, tetapi juga kondisi sosial warga. Kehadiran unsur kesehatan dan layanan sosial secara bersamaan diharapkan dapat membantu melihat kebutuhan masyarakat secara lebih utuh.
Program Home Care Kabupaten Jember menyasar sejumlah kelompok prioritas, yakni lansia tunggal atau terlantar, balita stunting, penyandang disabilitas, warga miskin dengan penyakit kronis, serta ibu hamil berisiko tinggi. Pelaksanaannya dilakukan melalui kunjungan langsung ke rumah warga yang telah teridentifikasi membutuhkan pelayanan.
Rangkaian kunjungan di Kecamatan Sumberjambe pada Jumat, 04 September 2026, menunjukkan pendekatan tersebut. Sebelumnya, tim menyambangi balita stunting Muhammad Hannan Al Ghozali di Dusun Taman Burnih, Desa Pringgondani, kemudian melanjutkan kunjungan kepada Herlindawati, ibu hamil risiko tinggi di Dusun Plalangan, Desa Jambearum, yang berada di kawasan perbatasan dengan Kabupaten Bondowoso.
Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., sebelumnya menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus dapat dirasakan seluruh masyarakat, termasuk warga yang memiliki keterbatasan untuk mengakses fasilitas kesehatan. Karena itu, pemerintah daerah mendorong pelayanan yang lebih dekat dan langsung menyentuh kondisi warga di lapangan.
Melalui Home Care, Pemerintah Kabupaten Jember berupaya memastikan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus tidak terlewat dari pelayanan. Pemeriksaan kesehatan, edukasi, pendampingan, hingga bantuan kebutuhan dasar menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan yang lebih dekat, layak, dan manusiawi bagi masyarakat. (wd)