Tingkatkan Ekonomi Keluarga, TP-PKK Ledokombo Latih Ibu-Ibu Olah Pangan Lokal Jadi Produk Bernilai Jual
- 12 Agustus 2026
- Dibaca 224 Kali
Bagikan Via:
Tingkatkan Ekonomi Keluarga, TP-PKK Ledokombo Latih Ibu-Ibu Olah Pangan Lokal Jadi Produk Bernilai Jual
JEMBER, 12 AGUSTUS 2026 - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan Ledokombo terus mendorong peningkatan kapasitas kader dalam mengembangkan potensi pangan lokal.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat berbasis bahan baku sekitar.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Pengolahan Pangan Lokal yang digelar di Pendopo Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Rabu 12 Agustus 2026.
Ketua TP-PKK Kecamatan Ledokombo, Sultanah Zahariah, S.Keb., M.Si., menegaskan pemanfaatan pangan lokal memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan pangan dari level rumah tangga. Menurutnya, potensi bahan baku di sekitar masyarakat sangat melimpah, namun kerap belum diolah secara maksimal.
"Kami ingin ibu-ibu PKK tidak hanya mampu memasak untuk kebutuhan keluarga, tetapi juga memiliki keterampilan mengolah pangan lokal menjadi produk bernilai jual," ujar Sultanah.
Ia menambahkan, lewat sentuhan kreativitas dan inovasi, bahan pangan yang sederhana dapat disulap menjadi produk kuliner yang menarik dan berdaya saing di pasar.
Namun, Sultanah mengingatkan agar inovasi produk tetap memperhatikan standar kualitas. Aspek kebersihan, keamanan pangan, hingga keindahan penyajian (plating) harus berjalan beriringan.
"Pelatihan ini hendaknya tidak berhenti di sini. Keterampilan yang diperoleh harus dipraktikkan, dikembangkan, lalu ditularkan kepada kader lain dan masyarakat," tegasnya.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber berkompeten di bidang pangan dan kuliner. Salah satunya Pengawas Mutu Hasil Pertanian Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan Kabupaten Jember, Rahmat Cahyono, S.TP., M.Si.
Rahmat menekankan pentingnya menjaga mutu bahan baku, higienitas proses produksi, hingga kualitas akhir produk agar bisa bersaing di pasaran.
"Pangan lokal punya potensi luar biasa. Tantangannya adalah bagaimana mengolahnya secara tepat agar aman, menarik, dan berdaya saing. Pengetahuan mutu pangan menjadi kunci utama," jelas Rahmat.
Sisi praktis pelatihan diampu langsung oleh Chef Arif dari Lotus Hotel Jember. Kehadiran praktisi kuliner profesional ini memberikan wawasan baru bagi peserta, mulai dari teknik pengolahan modern, variasi menu, hingga seni penyajian agar hidangan tampil lebih elegan.
Ibu-ibu PKK tampak antusias mengikuti setiap instruksi praktik. Mereka diajak mempraktikkan langsung teknik pengolahan memanfaatkan bahan-bahan lokal yang mudah didapatkan di lingkungan sekitar.
Kegiatan berlangsung interaktif. Selain mendengarkan paparan, para peserta aktif berdiskusi dan saling berbagi pengalaman mengenai potensi pangan di desa masing-masing.
Melalui program ini, TP-PKK Ledokombo berharap dapat menciptakan diversifikasi pangan sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap produk makanan luar daerah.
Lebih dari itu, keterampilan baru ini diharapkan menjadi modal awal bagi kader PKK untuk merintis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis pangan lokal—baik skala rumah tangga maupun kelompok.
Dengan mengusung semangat pemberdayaan, potensi pangan lokal di Ledokombo tidak lagi sekadar menjadi bahan konsumsi harian, melainkan menjadi sumber inovasi dan penggerak roda ekonomi masyarakat. (yus)