TPP Tetap Utuh di Tengah Efisiensi, Sekcam Sumberjambe Ajak ASN Balas dengan Kinerja
- 11 Agustus 2026
- Dibaca 297 Kali
Bagikan Via:
TPP Tetap Utuh di Tengah Efisiensi, Sekcam Sumberjambe Ajak ASN Balas dengan Kinerja
JEMBER, 11 AGUSTUS 2026 – Sekretaris Kecamatan Sumberjambe Lily Rismawati, S.Sos., mengingatkan seluruh aparatur untuk tetap menjaga performa kerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat di tengah kebijakan efisiensi anggaran Pemerintah Kabupaten Jember. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi rutin di halaman Kantor Kecamatan Sumberjambe, Senin 10 Agustus 2026.
Apel pagi tersebut diikuti jajaran staf Kecamatan Sumberjambe, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta unsur pendukung pelayanan lainnya yang selama ini beraktivitas bersama di wilayah kecamatan.
Dalam amanatnya sebagai pembina apel, Lily menekankan bahwa tugas sebagai aparatur pemerintah merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kondisi efisiensi anggaran tidak semestinya menjadi alasan bagi aparatur untuk mengurangi semangat dalam bekerja maupun memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, pelayanan publik tetap menjadi bagian utama dari tugas pemerintahan di tingkat kecamatan. Masyarakat tetap membutuhkan kehadiran aparatur yang responsif, disiplin dan mampu memberikan pelayanan secara baik, meskipun pemerintah daerah sedang melakukan penyesuaian terhadap kondisi anggaran.
Pesan tersebut juga dikaitkan dengan kebijakan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., yang mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN di tengah kondisi fiskal daerah dan kebijakan efisiensi anggaran.
Pemerintah Kabupaten Jember sebelumnya telah menegaskan bahwa TPP ASN tidak dipotong meskipun terjadi penurunan dana transfer dari pemerintah pusat. Kebijakan tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap kesejahteraan aparatur sekaligus diharapkan menjadi dorongan agar ASN tetap memberikan kinerja terbaik.
Lily menyampaikan bahwa kebijakan mempertahankan TPP tersebut perlu disikapi dengan rasa tanggung jawab. Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan ASN harus diimbangi dengan kesungguhan aparatur dalam menjalankan tugas.
“Efisiensi anggaran bukan berarti kita mengurangi semangat untuk bekerja dan melayani masyarakat. Justru ketika pemerintah tetap memperhatikan TPP ASN di tengah kondisi anggaran yang sedang efisien, kita harus menjawabnya dengan meningkatkan kinerja, disiplin dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas,” ujar Lily.
Ia menegaskan, setiap aparatur memiliki peran dalam memastikan pelayanan pemerintahan tetap berjalan dengan baik. Karena itu, seluruh staf di lingkungan Kecamatan Sumberjambe diharapkan tidak hanya bekerja sesuai rutinitas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat yang dilayani.
“Yang kita jaga bukan hanya pekerjaan kita selesai, tetapi bagaimana masyarakat merasakan pelayanan yang kita berikan. Tugas ini adalah amanah. Jadi mari kita tetap menjaga performa, kedisiplinan dan komunikasi dengan masyarakat. Jangan sampai kondisi efisiensi justru membuat kualitas pelayanan menurun,” lanjutnya.
Menurut Lily, efisiensi seharusnya dipahami sebagai upaya menggunakan anggaran secara lebih tepat dan bijaksana, bukan sebagai alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan. Aparatur dituntut semakin mampu memilah kebutuhan, bekerja efektif dan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia.
Di tingkat kecamatan, pelayanan masyarakat bersentuhan langsung dengan berbagai kebutuhan administrasi dan sosial. Mulai dari pelayanan administrasi kependudukan, fasilitasi pemerintahan desa, pelayanan sosial, hingga koordinasi berbagai program pemerintah daerah.
Karena itu, kualitas aparatur di tingkat kecamatan menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan kebijakan pemerintah daerah dapat dirasakan masyarakat. Efisiensi anggaran harus berjalan beriringan dengan peningkatan efektivitas kerja. (wd)