Unggul Seleksi Perangkat Desa, Wisya Fokus Beradaptasi dan Memahami Kebutuhan Warga Jenggawah
- 20 September 2026
- Dibaca 48 Kali
Bagikan Via:
Unggul Seleksi Perangkat Desa, Wisya Fokus Beradaptasi dan Memahami Kebutuhan Warga Jenggawah
JEMBER, 20 SEPTEMBER 2026 – Setelah unggul dalam ujian tulis seleksi perangkat Desa Jenggawah, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Wisya Rizki Kurniawan kini mulai mempersiapkan diri menghadapi tanggung jawab baru. Calon Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Desa Jenggawah itu memilih untuk terlebih dahulu mempelajari tugas dan fungsi jabatannya serta memahami berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Langkah tersebut menjadi perhatian Wisya setelah berhasil memperoleh nilai 82 dalam ujian tulis yang digelar di Aula Balai Desa Jenggawah, pada Kamis 17 September 2026. Ia mengungguli peserta lainnya, Ummahatun Mardiah, yang memperoleh nilai 46.
Bagi Wisya, keberhasilan dalam seleksi bukanlah tujuan akhir. Ia menyadari bahwa pekerjaan di pemerintahan desa merupakan bidang baru yang menuntut kemampuan beradaptasi, memahami regulasi, dan membangun komunikasi dengan masyarakat.
"Yang pasti setelah ini saya harus banyak menyesuaikan diri dengan pekerjaan di pemerintahan desa. Karena ini bidang yang baru bagi saya, saya ingin memahami dulu alur dan persoalan yang ada, baru kemudian bisa menentukan apa yang harus saya lakukan," ujar Wisya, dikutip Minggu, 20 September 2026.
Setelah dinyatakan lolos seleksi, Wisya ingin memprioritaskan pemahaman terhadap mekanisme kerja pemerintahan desa. Ia juga berencana belajar dari perangkat desa lainnya agar dapat menjalankan tugas secara optimal ketika resmi menjabat.
Selain persoalan administrasi, Wisya menaruh perhatian pada kualitas pelayanan publik. Menurutnya, perangkat desa harus mampu memberikan penjelasan yang mudah dipahami sekaligus merespons kebutuhan masyarakat.
"Kalau masyarakat datang dengan suatu kebutuhan, tentu kami harus bisa memberikan penjelasan dan pelayanan yang jelas. Jadi, saya berharap nanti tidak hanya menyelesaikan urusan administrasi, tetapi juga bisa memahami persoalan yang disampaikan masyarakat," katanya.
Wisya juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin berpuas diri dengan hasil seleksi. Ia memandang proses pembelajaran dan penyesuaian diri sebagai langkah penting sebelum mengemban tanggung jawab pemerintahan.
"Saya tidak ingin setelah lolos kemudian merasa sudah selesai. Justru menurut saya, setelah ini tantangannya lebih besar karena sudah menyangkut tanggung jawab pekerjaan. Saya harus terus belajar dari perangkat desa yang lain dan memahami kondisi masyarakat," tuturnya.
Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Jenggawah, Andreas Permana Harahap, S.E., M.M., menegaskan bahwa perangkat desa yang terpilih harus memahami tugas dan fungsi jabatannya. Kemampuan memberikan pelayanan kepada masyarakat menjadi salah satu tanggung jawab yang harus dijalankan.
"Yang paling penting setelah terpilih adalah memahami tugas dan fungsinya. Perangkat desa harus mampu menjalankan tanggung jawabnya sesuai ketentuan dan memberikan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat," ujar Andreas.
Sebelumnya, seleksi perangkat Desa Jenggawah untuk jabatan Kasi Pemerintahan diikuti dua peserta. Keduanya mengerjakan 50 soal dalam waktu 60 menit. Wisya berhasil memperoleh nilai tertinggi, yakni 82, sedangkan Ummahatun Mardiah meraih nilai 46.
Kini, perhatian beralih pada langkah Wisya berikutnya. Sembari menunggu tahapan resmi pengisian jabatan, ia bertekad memperdalam pemahaman mengenai pemerintahan desa dan kebutuhan masyarakat yang kelak dilayaninya.
Baginya, keberhasilan sesungguhnya tidak lagi diukur melalui nilai ujian, melainkan melalui kemampuannya menjalankan amanah dan memberikan pelayanan kepada warga Desa Jenggawah. (nah)