Usai Dilantik, PNS Baru Sekretariat DPRD Jember Siap Turun Verifikasi Kemiskinan Ekstrem
- 27 April 2026
- Dibaca 171 Kali
Bagikan Via:
Usai Dilantik, PNS Baru Sekretariat DPRD Jember Siap Turun Verifikasi Kemiskinan Ekstrem
JEMBER, 27 APRIL 2026 – Penguatan peran Sekretariat DPRD Kabupaten Jember mendapat momentum baru seiring pelantikan 223 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember, Senin (27/4/2026), di Pendopo Wahya Wibawagraha.
Pelantikan yang dipimpin langsung Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), tidak hanya menjadi formalitas administratif, tetapi juga penegasan arah kerja birokrasi, termasuk di lingkungan Sekretariat DPRD, untuk lebih responsif terhadap persoalan strategis daerah.
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa seluruh ASN, tanpa terkecuali, harus menjadi bagian dari solusi atas persoalan kemiskinan yang masih menjadi tantangan serius di Jember. Ia menyebut, dalam satu dekade terakhir, angka kemiskinan tidak pernah turun dari 200 ribu jiwa dan berdampak luas pada berbagai sektor.
“Kita tidak melihat latar belakang profesi. Dalam kondisi krisis, semua harus bersatu mengatasi kemiskinan ekstrem,” tegas Gus Fawait.
Instruksi tersebut langsung diterjemahkan dalam tugas konkret, yakni verifikasi faktual (verfal) data kemiskinan ekstrem. Peran ini juga diemban oleh ASN di Sekretariat DPRD Jember sebagai bagian dari dukungan terhadap fungsi pengawasan dan penguatan kebijakan berbasis data.
Salah satu PNS baru dari Sekretariat DPRD, Muh. Yusuf, mengaku telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan verfal di Kecamatan Sukorambi. Ia harus menjangkau wilayah pelosok dengan medan yang cukup menantang demi memastikan keakuratan data warga penerima bantuan.
“Ini bukan sekadar tugas kedinasan, tapi juga amanah kemanusiaan. Kami ingin memastikan data yang digunakan benar-benar sesuai kondisi riil di masyarakat,” ujar Yusuf.
Menurutnya, pengalaman turun langsung ke lapangan membuka perspektif baru tentang kondisi masyarakat miskin ekstrem di Jember. Ia menilai, langkah ini penting agar kebijakan yang dihasilkan, termasuk melalui fungsi DPRD, benar-benar tepat sasaran.
Bupati juga menekankan pentingnya empati bagi seluruh ASN. Ia meminta agar para pegawai tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi juga memahami secara langsung kondisi masyarakat.
“Saya ingin ASN melihat sendiri kondisi di bawah. Masih banyak masyarakat yang untuk makan sehari-hari saja harus berjuang setiap hari,” ungkapnya.
Dengan keterlibatan aktif Sekretariat DPRD dalam proses verifikasi ini, diharapkan sinergi antara eksekutif dan legislatif semakin kuat, sekaligus mempercepat upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jember. (gil)