Warga Serut Diminta Tak Ragu Sampaikan Keluhan Melalui Bunga Desaku Mini
- 09 September 2026
- Dibaca 33 Kali
Bagikan Via:
Warga Serut Diminta Tak Ragu Sampaikan Keluhan Melalui Bunga Desaku Mini
JEMBER, 09 SEPTEMBER 2026 – Tidak semua persoalan masyarakat dapat disampaikan dalam forum yang besar. Karena itu, kehadiran Bunga Desaku Mini di Desa Serut, Kecamatan Panti, menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan berbagai keluhan dan pertanyaan secara langsung kepada pemerintah. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Serut, Selasa, 08 September 2026 pukul 12.30 WIB.
Dalam kegiatan itu, masyarakat tidak hanya menerima informasi mengenai berbagai program pemerintah, tetapi juga memiliki kesempatan untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi. Ruang dialog secara langsung dinilai penting agar setiap aspirasi dapat didengar dan memperoleh penjelasan dari pihak yang berkompeten.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Hermin, S.Pd.I., M.Pd., mendorong masyarakat agar memanfaatkan forum Bunga Desaku Mini dengan sebaik-baiknya. Ia meminta warga tidak lagi merasa sungkan ketika memiliki pertanyaan, keluhan, maupun persoalan yang berkaitan dengan pelayanan dan program pemerintah.
“Jangan ragu untuk menyampaikan apa yang menjadi keluhan atau persoalan masyarakat. Bunga Desaku Mini ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk bertanya dan menyampaikan langsung apa yang dirasakan”, ujar Hermin.
Menurutnya, penyampaian aspirasi secara terbuka akan membantu pemerintah mengetahui kondisi yang benar-benar dihadapi masyarakat di lapangan. Dengan demikian, persoalan yang muncul dapat memperoleh perhatian dan penjelasan secara lebih tepat.
Salah satu aspirasi yang disampaikan warga Serut dalam kegiatan tersebut berkaitan dengan insentif Ketua Kelompok Pengajian. Warga mempertanyakan perkembangan penyaluran insentif tersebut, terutama karena program tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kelompok pengajian di masyarakat.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Iwan Sutikno, S.H.I., selaku perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Bagkesra) Kabupaten Jember, menjelaskan bahwa penyaluran insentif saat ini masih menunggu penyelesaian beberapa tahapan yang diperlukan. Pemerintah terus memastikan seluruh persyaratan dan data penerima telah sesuai sebelum insentif disalurkan.
“Insentif Ketua Kelompok Pengajian tetap menjadi perhatian pemerintah. Saat ini kami masih menyelesaikan beberapa tahapan yang diperlukan agar penerima yang telah memenuhi ketentuan dapat memperoleh insentif sesuai dengan mekanisme yang berlaku”, jelas Iwan.
Ia menyampaikan, penyaluran insentif tersebut tetap diupayakan terealisasi pada 2026 dan ditargetkan paling lambat sekitar Oktober. Karena itu, masyarakat diminta untuk bersabar hingga seluruh tahapan selesai sehingga pencairannya dapat berjalan tertib dan tepat sasaran.
Bunga Desaku Mini di Serut menunjukkan bahwa komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan yang lebih responsif. Melalui forum tersebut, warga diharapkan semakin terbuka menyampaikan kebutuhan dan persoalan yang dihadapi tanpa merasa ragu. (bhi)