Wisuda Sekolah Lansia Tangguh Mutiara Hati Arjasa, Rayakan Semangat Belajar di Usia Senja
- 18 September 2026
- Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
Wisuda Sekolah Lansia Tangguh Mutiara Hati Arjasa, Rayakan Semangat Belajar di Usia Senja
JEMBER, 18 SEPTEMBER 2026 – Suasana penuh kebahagiaan dan haru mewarnai Wisuda Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) Mutiara Hati Kecamatan Arjasa. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian pembelajaran sekaligus bentuk apresiasi atas semangat para lansia dalam mengikuti proses belajar hingga tuntas.
Wisuda Selantang Mutiara Hati tidak hanya menjadi seremoni penutupan pembelajaran. Momen ini menjadi perayaan atas semangat para lansia yang tetap aktif, produktif, dan berkeinginan untuk terus belajar di tengah masyarakat.
Suasana semakin meriah dengan berbagai penampilan dari para wisudawan. Mereka menunjukkan bakat dan kreativitas melalui tari-tarian, paduan suara, hingga pembacaan puisi. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari para tamu dan keluarga yang hadir.
Rangkaian prosesi wisuda berlangsung dengan penuh khidmat. Dalam prosesi tersebut, Camat Arjasa, R. B. Abdul Kadir, S.IP., M.M., secara langsung memindahkan tali toga para wisudawan sebagai simbol telah diselesaikannya rangkaian pembelajaran Sekolah Lansia Tangguh.
Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Arjasa menyerahkan sertifikat kepada para wisudawan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka menyelesaikan proses pembelajaran.
Camat Arjasa, R. B. Abdul Kadir, menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan yang telah mengikuti kegiatan Selantang Mutiara Hati dengan penuh semangat.
“Wisuda ini bukan berarti proses belajar berhenti. Justru ini menjadi momentum untuk terus menjaga semangat belajar, menjaga kesehatan, dan tetap aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Kami sangat mengapresiasi semangat para peserta Selantang Mutiara Hati yang tetap mau belajar dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” ujar Abdul Kadir.
Ia berharap Sekolah Lansia Tangguh Mutiara Hati dapat terus menjadi ruang bagi para lansia untuk memperoleh pengetahuan, menjaga kesehatan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kemandirian dan kualitas kehidupan.
Semangat para wisudawan juga menjadi inspirasi bahwa usia bukanlah batas untuk belajar dan berkarya. Dengan tetap aktif dan produktif, para lansia dapat terus memberikan kontribusi positif bagi keluarga maupun lingkungan di sekitarnya. (aza)