Bertemu Anak Yatim Alami Penyakit Tulang Lunak, Bupati Jember Pastikan Dapat Penanganan dari Rumah Sakit
- 28 Juni 2026
- Dibaca 27 Kali
Bagikan Via:
Bertemu Anak Yatim Alami Penyakit Tulang Lunak, Bupati Jember Pastikan Dapat Penanganan dari Rumah Sakit
JEMBER, 28 JUNI 2026 - Di sela-sela kegiatan program Bunga Desaku di Kecamatan Sukorambi, pada Minggu 28 Juni 2026, secara tidak sengaja, Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait SE. MSc., bertemu dengan Muhammad Akbar, anak Yatim yang mengalami penyakit Rickets atau tulang lunak.
Mengetahui semangat yang tinggi terhadap Muhammad Akbar ini, Bupati langsung memanggil Plt. Direktur Rumah Sakit dr. Soebandi Jember Dr. dr. I Nyoman Semita, Sp.OT (K) Spine, FICS, untuk mengecek langsung kondisi kaki anak yang masih usia 9 tahun tersebut.
"Tolong dokter Nyoman, anak ini mendapat penanganan, ini kakinya mengalami kelainan, kalau bisa segera ditangani dan dibawa ke rumah sakit," ujar Muhammad Fawait, saat menunjukkan kondisi Muhammad Akbar kepada Plt. Direktur Rumah Sakit.
Tidak hanya memberi semangat kepada siswa yang masih duduk di bangku kelas 3 SD ini, Bupati juga mengajak Muhammad Akbar untuk dialog dan menanyakan cita-citanya.
"Apa cita-citanya?" Tanya Gus Fawait dan dijawab "Ingin menjadi konten Kreator," jawab Muhammad Akbar polos.
Sedangkan Plt. Direktur Rumah Sakit dr. Soebandi, I Nyoman Semita, meminta kepada Hanifah orang tua dari Muhammad Akbar, untuk membawa ke rumah sakit dr. Soebandi, dan menemui dirinya langsung.
"Hari Rabu besok ya Bu, langsung dibawa ke rumah sakit dan temui saya langsung," ujar Nyoman.
Nyoman menyatakan, bahwa Muhammad Akbar mengalami penyakit tulang lunak, di mana penyakit ini menyebabkan pertumbuhan anak menjadi tidak normal, bahkan sangat rentan patah.
"Kami akan melakukan observasi dan mengecek terlebih dahulu, untuk penanganannya, karena ini juga menyangkut pertumbuhan anak-anak," ujar Nyoman.
Sementara Hanifah, Ibu dari Muhammad Akbar, merasa senang dan terharu dengan langkah yang dilakukan oleh Bupati Jember, dirinya merasa mendapat harapan untuk perkembangan anaknya.
"Senang bisa bertemu dengan Gus Bupati, apalagi anak saya akan mendapat pengobatan, semoga ini menjadi jalan terbaik untuk kesembuhan anak saya," ujar Hanifah.
Hanifah menyatakan, bahwa setiap hari, dirinya selalu mengantar anaknya sekolah, dengan cara digendong, dan selalu memantau perkembangan anaknya, termasuk mengawasi kegiatan anaknya.
"Kalau kalau sekolah ya saya antar, nanti pas istirahat, saya datangi lagi untuk menunggu, saat masuk, saya tinggal lagi, karena saya harus kerja, sedangkan bapaknya sudah meninggal," pungkas Hanifah. (al)