IB RED BRAHMAN DIGELORAKKAN, DKPPP JEMBER PERKUAT KESEHATAN TERNAK PETANI PUGER
- 10 September 2026
- Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
IB RED BRAHMAN DIGELORAKKAN, DKPPP JEMBER PERKUAT KESEHATAN TERNAK PETANI PUGER
Sosialisasi dan pelayanan kesehatan hewan menjadi langkah awal menuju program IB yang optimal dan berkelanjutan
JEMBER – Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember terus mendorong peningkatan kualitas dan produktivitas ternak melalui penguatan program inseminasi buatan (IB). Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi IB Red Brahman sekaligus Pendampingan Pelayanan Kesehatan Hewan Terpadu (Yankeswandu) bagi calon penerima program IB Red Brahman di Desa Wonosari, Kecamatan Puger, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Bidang Peternakan dan Bidang Kesehatan Hewan DKPPP Kabupaten Jember bersama Puskeswan Balung. Turut hadir Camat Puger beserta jajaran, Kepala Desa Wonosari beserta perangkat, Ketua DPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para peternak.
Sosialisasi dilaksanakan secara langsung dengan mendatangi kandang-kandang peternak. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pendampingan kesehatan ternak untuk memastikan kondisi hewan calon penerima IB dalam keadaan baik dan siap mengikuti program.
Selain kunjungan lapangan, sosialisasi juga dilaksanakan di Kantor Desa Wonosari dan diikuti sekitar 100 peternak. Tim DKPPP bersama Puskeswan Balung memberikan pengarahan mengenai teknis pelaksanaan IB Red Brahman, termasuk alur kegiatan di lapangan serta pentingnya menjaga kesehatan dan kondisi ternak sebelum dan selama program berlangsung.
Kepala Bidang Peternakan DKPPP Kabupaten Jember, drh. Elok Kristanti, menegaskan bahwa keberhasilan program IB tidak hanya ditentukan oleh proses inseminasi, tetapi juga kesiapan dan kesehatan ternak yang menjadi calon penerima.
“Program IB Red Brahman ini kami dorong agar dapat memberikan manfaat nyata bagi peternak. Karena itu, kesehatan ternak menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan. Kami ingin pelaksanaan program berjalan optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas serta produktivitas ternak di wilayah Puger,” ujar drh. Elok Kristanti.
Dalam sesi diskusi, peternak diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan tim teknis. Pembahasan difokuskan pada penyelarasan pemahaman mengenai tahapan pelaksanaan IB serta upaya menjaga keberlanjutan program.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, tenaga kesehatan hewan, dan peternak, DKPPP Kabupaten Jember berharap program IB Red Brahman dapat berjalan secara optimal sekaligus menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan peternakan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan di Kabupaten Jember.(ran)