Marketing Campaign Jember Makin Kuat, Raih Capaian Positif di East Java Tourism Award 2026
- 20 Agustus 2026
- Dibaca 10 Kali
Bagikan Via:
Marketing Campaign Jember Makin Kuat, Raih Capaian Positif di East Java Tourism Award 2026
JEMBER, 20 AGUSTUS 2026 - Kabupaten Jember kembali menunjukkan perkembangan positif dalam ajang East Java Tourism Award (EJTA) 2026, Kamis, 20 Agustus 2026. Memasuki tahap kedua penilaian, Jember berhasil menempati peringkat ke-17 dari 35 peserta pada kategori Marketing Campaign. Capaian tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, ketika Jember berada di peringkat ke-23 dari 28 peserta.
Dalam ajang tersebut, Kabupaten Jember menampilkan berbagai strategi dan inovasi kampanye pemasaran pariwisata yang selama ini dikembangkan untuk memperkuat citra Jember sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Jawa Timur. Salah satu kampanye yang menjadi bagian utama adalah Jember Miniature of Indonesia (MOI).
Konsep Jember MOI mengangkat keberagaman potensi yang dimiliki Jember, mulai dari destinasi wisata, budaya, ekonomi kreatif, kuliner, hingga karakter masyarakatnya. Kampanye tersebut sekaligus menjadi upaya untuk mengenalkan Jember secara lebih luas dengan menempatkan pariwisata sebagai sarana edukasi dan promosi potensi daerah.
Kampanye Jember MOI tidak hanya dilakukan melalui media sosial, tetapi juga diperkuat melalui media promosi yang menjangkau masyarakat dan wisatawan secara langsung. Salah satunya dengan penyebaran flyer ber-tagline Jember MOI ke sejumlah hotel dan restoran yang menjadi bagian dari ekosistem pariwisata di Kabupaten Jember.
Hotel dan restoran dipandang memiliki posisi strategis sebagai titik temu antara wisatawan dengan berbagai informasi mengenai daerah. Dengan demikian, materi promosi yang ditempatkan di berbagai titik tersebut diharapkan dapat membantu wisatawan mengenal lebih banyak potensi Jember sekaligus mendorong mereka untuk mengunjungi destinasi wisata lainnya.
Semangat Jember MOI juga diintegrasikan dalam layanan Bus Si Cinta, program transportasi wisata yang mengajak masyarakat mengenal berbagai destinasi dan potensi pariwisata Jember. Kehadiran tagline Jember MOI pada Bus Si Cinta menjadi bagian dari strategi branding yang memungkinkan pesan kampanye tersebut bergerak dan menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Selain itu, Jember juga memiliki Duta Pariwisata yang berperan sebagai representasi generasi muda dalam mempromosikan potensi pariwisata daerah. Keberadaan duta pariwisata menjadi salah satu kekuatan dalam membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus memperluas jangkauan promosi melalui berbagai platform.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy, menyampaikan bahwa peningkatan peringkat dalam East Java Tourism Award menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Jember untuk terus memperkuat strategi pemasaran pariwisata.
“Peningkatan dari peringkat 23 menjadi peringkat 17 tentu menjadi sebuah capaian yang patut kita syukuri, tetapi ini bukan tujuan akhir. Justru menjadi pemacu bagi kami untuk terus melakukan evaluasi dan memperkuat kampanye pariwisata Jember,” ujar Bobby.
Menurutnya, strategi pemasaran pariwisata tidak cukup hanya dengan memperkenalkan destinasi. Kampanye harus mampu membangun identitas daerah dan membuat masyarakat ikut menjadi bagian dari proses promosi pariwisata.
“Melalui Jember Miniature of Indonesia, kami ingin menunjukkan bahwa Jember memiliki banyak potensi yang bisa dinikmati dan dipelajari. Pariwisata juga menjadi media edukasi bagi masyarakat untuk mengenal budaya, ekonomi kreatif, kuliner, destinasi, serta berbagai kekayaan yang dimiliki Jember,” lanjutnya.
Bobby menambahkan, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha pariwisata, komunitas, duta pariwisata, hingga masyarakat menjadi faktor penting dalam memperkuat marketing campaign Jember.
“Mulai dari flyer yang kita distribusikan di hotel dan restoran, branding pada Bus Si Cinta, peran duta pariwisata, hingga kampanye digital, semuanya kita arahkan untuk membangun satu pesan yang sama bahwa Jember adalah bagian dari kekayaan Indonesia yang memiliki daya tarik tersendiri,” jelasnya.
Dengan capaian peringkat ke-17 dari 35 peserta pada tahap kedua EJTA 2026, Pemerintah Kabupaten Jember akan terus mengembangkan strategi promosi yang adaptif dan kolaboratif. Peningkatan peringkat tersebut menjadi indikator bahwa berbagai upaya pemasaran yang dilakukan mulai menunjukkan perkembangan.
Pemkab Jember juga berkomitmen untuk terus menghadirkan kampanye pariwisata yang tidak hanya berorientasi pada promosi destinasi, tetapi juga mampu memberikan edukasi, membangun kebanggaan masyarakat terhadap daerah, serta meningkatkan daya tarik Jember di mata wisatawan.
Melalui penguatan konsep Jember Miniature of Indonesia, sinergi pelaku pariwisata, keberadaan Duta Pariwisata, serta berbagai media promosi seperti Bus Si Cinta, Jember terus berupaya membangun branding pariwisata yang konsisten. Capaian di East Java Tourism Award 2026 diharapkan menjadi momentum untuk membawa promosi pariwisata Jember semakin dikenal, baik di tingkat Jawa Timur maupun nasional. (ram)