logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

110 KK di Bintoro Jember Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 2.500 Liter Air Bersih

  • 27 Oktober 2026
  • Dibaca 117 Kali
Bagikan Via:
110-kk-di-bintoro-jember-terdampak-kekeringan-bpbd-salurkan-2500-liter-air-bersih-20261028

110 KK di Bintoro Jember Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 2.500 Liter Air Bersih

JEMBER, 27 OKTOBER 2026 – Sebanyak 110 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terdampak kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih. Kondisi tersebut mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah terdampak.

Distribusi air bersih tersebut dilakukan pada Senin, 26 Oktober 2026, di kawasan Jalan Kepodang, RT 01/RW 14, Kelurahan Bintoro. Bantuan yang disalurkan mencapai 2.500 liter air bersih serta dua unit tandon air untuk mendukung ketersediaan air bagi masyarakat.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB setelah sebelumnya bergerak dari posko pada pukul 10.30 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung menyalurkan air ke tandon yang tersedia serta kepada warga yang terdampak kekeringan.

Tim TRC BPBD Jember juga memberikan imbauan kepada warga terkait pemanfaatan air secara bijak selama kondisi kekeringan masih berlangsung. Kegiatan distribusi dan pemantauan di lokasi selesai sekitar pukul 11.30 WIB.

Tim TRC BPBD Kabupaten Jember, Iqbal Fathoni, mengatakan distribusi air bersih tersebut dilakukan berdasarkan hasil asesmen lapangan yang dilakukan pada 23 Oktober 2026.

“Dari hasil asesmen, wilayah Link Krajan, Jalan Kepodang, Kelurahan Bintoro, memang membutuhkan bantuan air bersih. Karena itu, kami merekomendasikan distribusi air untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak,” kata Iqbal.

Menurut dia, hasil pendataan di lapangan menunjukkan terdapat sekitar 110 KK yang terdampak kekeringan. Kondisi tersebut membuat pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi perhatian, terutama bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

BPBD Jember selanjutnya merekomendasikan agar bantuan air bersih kembali disalurkan secara berkala. Untuk wilayah tersebut, distribusi direncanakan sebanyak 2.500 liter setiap empat hari sekali, menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Distribusi akan dilakukan secara berkala, yakni 2.500 liter setiap empat hari sekali, selama masyarakat masih membutuhkan dan kondisi kekeringan berlangsung,” ujar Iqbal.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD Jember juga menyerahkan dua unit tandon air. Keberadaan tandon diharapkan dapat membantu warga menampung air yang didistribusikan sehingga pemanfaatannya dapat dilakukan secara lebih teratur.

Penanganan kekeringan di lokasi itu dilakukan bersama perangkat RT/RW dan warga setempat. Hingga kegiatan distribusi berlangsung, tidak terdapat kendala dalam proses penyaluran air bersih.

BPBD Jember memastikan pemantauan terhadap wilayah terdampak terus dilakukan sebagai dasar untuk menentukan kebutuhan distribusi berikutnya. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mengantisipasi dampak kekeringan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Jember. (tgh)

Galeri Foto