logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

Akselerasi Penurunan Stunting, DPMD Jember Sosialisasikan Modul E-Learning Konvergensi P3S

  • 21 September 2026
  • Dibaca 59 Kali
Bagikan Via:
akselerasi-penurunan-stunting-dpmd-jember-sosialisasikan-modul-e-learning-konvergensi-p3s-20260922

Akselerasi Penurunan Stunting, DPMD Jember Sosialisasikan Modul E-Learning Konvergensi P3S

JEMBER, 21 September 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui peningkatan kapasitas penggerak desa. Salah satunya dilakukan melalui Sosialisasi Kegiatan Modul e-Learning Konvergensi P3S di Desa, yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (21/9/2026), dengan pusat kegiatan di Aula DPMD Kabupaten Jember.

Kegiatan tersebut diikuti secara masif oleh unsur kecamatan, pemerintah desa, Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), serta para pilar Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP3S) Desa. Peserta meliputi Admin Desa, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Tim Pendamping Keluarga (TPK), hingga Kader Posyandu se-Kabupaten Jember.

P3S atau Percepatan Penurunan Stunting merupakan upaya terpadu yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencegah dan menurunkan angka stunting melalui berbagai intervensi yang menyasar keluarga dan kelompok masyarakat, khususnya yang memiliki risiko terhadap stunting. Pelaksanaannya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, desa, tenaga kesehatan, kader, pendamping, hingga masyarakat.

Konsep konvergensi dalam P3S menekankan pentingnya penyelarasan program, data, sasaran, serta peran masing-masing pihak agar upaya penanganan stunting dapat berjalan secara terpadu dan tepat sasaran. Dalam pelaksanaannya, desa memiliki peran penting karena menjadi salah satu ujung tombak dalam pendataan, pemantauan dan pelaksanaan intervensi di tingkat masyarakat.

Kegiatan dibuka oleh Kepala DPMD Kabupaten Jember, Drs. Moh. Djamil, M.Si., yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Sekretaris DPMD Jember, Adif Candra Purdhina, SE.

Dalam arahannya, Adif menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi dan keterlibatan aktif seluruh unsur hingga tingkat desa.

“Penanganan stunting harus dimulai dari data yang akurat, koordinasi yang kuat dan tindakan yang tepat di tingkat desa. Karena itu, peningkatan kapasitas para penggerak desa melalui pembelajaran digital seperti e-Learning ini menjadi penting agar seluruh pihak memiliki pemahaman dan kemampuan yang sama dalam menjalankan konvergensi,” ujar Adif.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital juga menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola program agar proses pendataan, pemantauan dan evaluasi dapat dilakukan secara lebih terarah.

Memasuki sesi materi, agenda utama dipandu oleh moderator Dapit Yusra Kusuma, S.Sos., M.M. Sesi pertama membahas Pengenalan e-Learning Konvergensi P3S e-HDW yang disampaikan oleh Koordinator TAPM Kabupaten Jember, Ennik Yudhayanti, ST, didampingi Dewangga dari DPMD Kabupaten Jember.

Melalui modul e-Learning tersebut, para penggerak desa diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai konvergensi percepatan penurunan stunting, sekaligus memperkuat kemampuan dalam menjalankan tugas sesuai peran masing-masing di tingkat desa.

Evaluasi scorecard menjadi bagian penting untuk melihat capaian pendataan sekaligus mengidentifikasi berbagai kekurangan dalam pelaksanaan konvergensi percepatan penurunan stunting di masing-masing desa.

Dengan penguatan kapasitas, pemanfaatan data dan kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Jember terus mendorong agar upaya percepatan penurunan stunting dapat dilaksanakan secara lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan hingga tingkat desa.(Ach)

Galeri Foto