Atasi Dampak Kemarau, BPBD Jember Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Pakusari
- 26 Oktober 2026
- Dibaca 52 Kali
Bagikan Via:
Atasi Dampak Kemarau, BPBD Jember Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Pakusari
JEMBER, 26 OKTOBER 2026 – Dampak musim kemarau masih dirasakan warga di Kabupaten Jember. Sebanyak 155 kepala keluarga (KK) di Dusun Jatian, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Menanggapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih pada Senin, 26 Oktober 2026. Dalam kegiatan tersebut, BPBD mendistribusikan 5.000 liter air bersih sekaligus menindaklanjuti kebutuhan sarana penampungan air bagi masyarakat terdampak kekeringan.
Bantuan disalurkan ke sejumlah wilayah di Dusun Jatian, meliputi RT 01 dan RT 02 RW 05 serta RT 01 dan RT 02 RW 06. Berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember, terdapat 155 KK yang membutuhkan bantuan air bersih di empat wilayah tersebut.
Rinciannya, sebanyak 45 KK di RT 01 RW 05, 30 KK di RT 02 RW 05, 40 KK di RT 01 RW 06, serta 40 KK di RT 02 RW 06.
Distribusi tersebut merupakan penyaluran air bersih ke-2 di lokasi tersebut. Sebelumnya, TRC BPBD telah melakukan asesmen pada 20 Oktober 2026 untuk mengetahui kondisi warga sekaligus merekomendasikan penyaluran air bersih secara berkala.
Perwakilan TRC BPBD Kabupaten Jember, Iqbal Fathoni, menyampaikan bahwa bantuan diberikan berdasarkan hasil asesmen dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, terdapat 155 kepala keluarga di Dusun Jatian, Desa Sumberpinang, yang membutuhkan bantuan air bersih akibat dampak musim kemarau. Kami dari BPBD Kabupaten Jember terus berupaya membantu masyarakat melalui distribusi air bersih secara berkala,” ujar Iqbal Fathoni, anggota TRC BPBD Kabupaten Jember.
"Pada kegiatan kali ini, kami menyalurkan 5.000 liter air bersih serta empat unit tandon untuk membantu memenuhi kebutuhan air warga. Distribusi selanjutnya direkomendasikan setiap empat hari sekali sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak," imbuhnya.
Selain menyalurkan air bersih, BPBD Kabupaten Jember juga telah mendistribusikan empat unit tandon air untuk mendukung ketersediaan tempat penampungan air bagi warga. Keberadaan tandon tersebut diharapkan memudahkan masyarakat menyimpan dan memanfaatkan pasokan air bersih yang diterima.
Berdasarkan laporan kegiatan, hingga 26 Oktober 2026, total bantuan air bersih yang telah disalurkan ke lokasi tersebut mencapai 10.000 liter. Jumlah tersebut menjadi bagian dari upaya penanganan dampak kekeringan yang dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan warga.
Dalam pelaksanaannya, tim BPBD berangkat menuju lokasi terdampak pada pukul 09.30 WIB dan tiba sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah melakukan distribusi air bersih serta memberikan imbauan kepada masyarakat, kegiatan selesai pada pukul 10.30 WIB.
BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan agar distribusi air bersih di wilayah terdampak dilanjutkan setiap empat hari sekali dengan kapasitas 5.000 liter per penyaluran. Langkah tersebut diperlukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama kondisi kekeringan masih berlangsung.
Selain penyaluran bantuan darurat, BPBD juga merekomendasikan koordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan penanganan lanjutan sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Kegiatan ini melibatkan BPBD Kabupaten Jember, kepala dusun, pengurus RT/RW, serta masyarakat setempat. Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Melalui distribusi air bersih dan bantuan tandon, diharapkan beban masyarakat Dusun Jatian dapat berkurang. Penanganan secara berkala juga diharapkan membantu menjaga ketersediaan air bersih bagi 155 KK yang terdampak hingga kondisi sumber air kembali mencukupi. (bob)