logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Latih Kesiapsiagaan Gempa di SMPN 2 Arjasa, Libatkan 150 Siswa dan Tim Siaga Sekolah

  • 10 Oktober 2026
  • Dibaca 105 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-latih-kesiapsiagaan-gempa-di-smpn-2-arjasa-libatkan-150-siswa-dan-tim-siaga-sekolah-20261010

BPBD Jember Latih Kesiapsiagaan Gempa di SMPN 2 Arjasa, Libatkan 150 Siswa dan Tim Siaga Sekolah

JEMBER, 10 OKTOBER 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi di lingkungan sekolah melalui program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SMP Negeri 2 Arjasa, Desa Kemuninglor, Kecamatan Arjasa, Kamis–Jumat, 08-09 Oktober 2026.

Kegiatan ini melibatkan sekitar 150 siswa, 15 guru dan karyawan, serta unsur kesehatan, keamanan, dan pendamping pendidikan. Program tersebut tidak hanya memberikan edukasi kebencanaan, tetapi juga melatih warga sekolah menjalankan prosedur penyelamatan melalui simulasi gempa bumi.

Staf Fungsional Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Jember, Fikri Auzan, S.T., mengatakan, pembentukan kesiapsiagaan di sekolah perlu dilakukan melalui pemahaman materi, pembagian tugas, dan latihan langsung agar seluruh warga sekolah mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika bencana terjadi.

“Melalui program SPAB, warga sekolah dikenalkan pada potensi bencana, prosedur penanganan keadaan darurat, serta tugas masing-masing Tim Siaga Bencana Sekolah (TSBS),” ujar Fikri.

Pada Kamis, 8 Oktober 2026, kegiatan diawali dengan school watching yang melibatkan siswa, guru, dan karyawan. Mereka mengidentifikasi titik rawan serta lokasi aman di lingkungan sekolah. Hasil pengamatan ini menjadi bagian dari pengenalan risiko sekaligus dasar penyusunan dokumen kontinjensi sekolah.

BPBD Jember kemudian memberikan edukasi kebencanaan kepada siswa kelas VII, VIII, dan IX. Sementara itu, guru dan karyawan mendapatkan materi mengenai pembentukan TSBS, termasuk tugas dan fungsi setiap anggota agar dapat dijalankan secara berkelanjutan.

Materi lainnya meliputi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) oleh tim tenaga kesehatan Vertex Universitas Jember, kebijakan dan tiga pilar SPAB, integrasi pendidikan kebencanaan ke dalam kurikulum, serta 10 langkah SPAB dan penyusunan dokumen. BPBD Jember juga membekali TSBS dengan penyusunan prosedur tetap, tabletop exercise (TTX) atau gladi ruang, dan command post exercise (CPX) atau gladi posko.

Pada Jumat, 09 Oktober 2026, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dan gladi bersih sebelum simulasi gempa bumi. Latihan melibatkan seluruh warga sekolah, TSBS, Puskesmas Arjasa, Babinsa, Bhabinkamtibmas Desa Kemuninglor, serta unsur Polsek dan Koramil Arjasa.

Simulasi dimulai pukul 09.30 WIB setelah evaluasi gladi bersih. Setiap peserta menjalankan peran sesuai pembagian tugas untuk melatih koordinasi dan respons saat menghadapi situasi darurat.

Menurut Fikri, latihan langsung menjadi bagian penting untuk membiasakan warga sekolah bertindak sesuai prosedur ketika terjadi gempa bumi.

Melalui program SPAB, BPBD Jember berharap sekolah mampu membangun budaya sadar bencana, memperkuat koordinasi, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman bagi siswa maupun tenaga pendidik. (tgh)

Galeri Foto