Ribuan Warga Jember Turun ke Jalan, Desak MBG Tetap Berlanjut
- 20 Juni 2026
- Dibaca 135 Kali
Bagikan Via:
Ribuan Warga Jember Turun ke Jalan, Desak MBG Tetap Berlanjut
JEMBER, 20 JUNI 2026 – Ribuan warga Jember turun jalan, dukungan terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mengalir dari masyarakat Kabupaten Jember. Hari ini, Sabtu 20 Juni 2026, ribuan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Jember Maju (FMJM) menggelar aksi damai di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Mereka datang untuk menyuarakan harapan agar program yang dinilai membawa manfaat nyata ini dapat terus berjalan dan tidak dihentikan.
Aksi dimulai sejak pagi hari. Massa berkumpul di kawasan double way Universitas Jember, kemudian melakukan long march secara tertib mulai pukul 09.11 WIB menuju pusat kota. Sepanjang perjalanan, peserta membentangkan spanduk dukungan dan mengibarkan bendera Merah Putih, menciptakan suasana yang tertib namun penuh semangat.
Setibanya di depan Gedung DPRD Jember, orasi pun dimulai. Melalui pengeras suara, sejumlah perwakilan masyarakat menyampaikan aspirasi mereka. Salah satunya adalah Fitri, warga yang merasakan langsung dampak program ini. Ia menegaskan bahwa jika ditemukan kekurangan dalam pelaksanaan, hal yang perlu dilakukan adalah perbaikan, bukan penghentian total.
“Kami datang ke sini karena melihat MBG adalah program yang sangat baik. Jika ada kendala teknis, perbaiki sistemnya, tapi jangan sampai dihapus begitu saja! Ini menyangkut gizi anak-anak dan masa depan mereka,” tegasnya disambut sorak dukungan dari hadirin.
Lebih lanjut, Fitri menjelaskan bahwa manfaat program ini tidak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian lokal. Banyak warga yang sebelumnya menganggur kini mendapatkan pekerjaan, baik sebagai tenaga dapur, pengelola pasokan bahan pangan, maupun pelaku usaha mikro yang memasok kebutuhan sehari-hari.
“Coba lihat di sekitar kita. Berapa banyak ibu-ibu, pemuda, dan pelaku UMKM yang kini memiliki penghasilan tetap berkat program ini? Ini bukan sekadar memberi makan, tapi juga membuka lapangan kerja dan menyejahterakan rakyat kecil,” tambahnya.
Para peserta aksi menegaskan bahwa gerakan ini murni berlandaskan kepedulian sosial, bukan kepentingan politik. Mereka berharap DPRD Jember dapat menjadi jembatan aspirasi, menyampaikan keinginan masyarakat kepada pemerintah pusat agar keberlanjutan MBG dijamin dengan regulasi dan anggaran yang jelas.
“Kami tidak hanya memperjuangkan soal makanan. Kami memperjuangkan masa depan generasi Jember. Bukti nyata manfaatnya sudah terlihat luas, jangan sampai dihentikan di tengah jalan,” pungkas Fitri.
Secara keseluruhan, aksi yang berlangsung hingga siang hari berjalan aman, tertib, dan kondusif. Perwakilan masyarakat juga diterima oleh pihak DPRD untuk menyerahkan pernyataan sikap resmi yang berisi harapan agar program ini terus dipertahankan dan disempurnakan. (psn)