BPBD Jember Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Wuluhan, Warga Diimbau Waspada Bahaya Korsleting Listrik
- 17 Juli 2026
- Dibaca 23 Kali
Bagikan Via:
BPBD Jember Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Wuluhan, Warga Diimbau Waspada Bahaya Korsleting Listrik
JEMBER, 17 JULI 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga korban kebakaran rumah di Dusun Krajan, RT 011/RW 005, Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Kamis 16 Juli 2026. Bantuan tersebut diberikan setelah tim melakukan asesmen dan kaji cepat terhadap dampak kebakaran yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Peristiwa kebakaran berlangsung pada Minggu, 12 Juli 2026 lalu, sekitar pukul 02.00 WIB. Rumah milik Suyitno (48), yang dihuni lima jiwa, mengalami kerusakan ringan pada bagian atap akibat kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik. Beruntung tidak ada korban jiwa karena saat kejadian pemilik rumah sedang tidak berada di lokasi.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.10 WIB oleh petugas Pemadam Kebakaran yang dibantu warga sekitar. Respons cepat masyarakat turut mencegah api meluas ke bangunan lain di kawasan permukiman tersebut.
Sebagai tindak lanjut, BPBD Jember menerima laporan kejadian pada Kamis, 16 Juli 2026 pukul 17.00 WIB. Pada malam harinya, sekitar pukul 22.10 WIB, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember turun ke lokasi untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, asesmen lapangan, sekaligus mendistribusikan bantuan logistik kepada keluarga terdampak.
Bantuan yang disalurkan meliputi satu paket sembako, satu paket kebersihan, satu paket makanan siap saji, satu paket lauk-pauk, satu paket selimut, serta dua paket sandang. Selain itu, Tim Jitupasna BPBD Jember juga melakukan pendataan dan penghitungan kerugian sebagai dasar penanganan lanjutan.
Tim Reaksi Cepat BPBD Jember, Putra, mengatakan bahwa penyaluran bantuan merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak bencana sekaligus memastikan kondisi korban pascakejadian.
"Setelah menerima laporan, kami segera melakukan koordinasi, asesmen, dan menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga terdampak. Saat ini rumah telah diperbaiki secara swadaya oleh pemilik, sementara Tim Jitupasna masih melakukan pendataan kerugian. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik di rumah untuk mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran," ujar Putra.
Hingga saat ini kondisi di lokasi telah kondusif. Rumah yang terdampak sudah diperbaiki secara swadaya oleh pemilik sehingga dapat kembali ditempati. BPBD Jember juga mengapresiasi sinergi seluruh pihak, mulai dari petugas Damkar, perangkat Desa Glundengan, ketua RT/RW, hingga masyarakat yang bersama-sama melakukan penanganan awal saat kebakaran terjadi.
BPBD Jember mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik, tidak menggunakan sambungan listrik yang berlebihan, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya kebakaran. Upaya pencegahan dinilai menjadi langkah paling efektif untuk meminimalkan risiko terjadinya kebakaran di lingkungan permukiman. (tgh)