logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Jumerto

Dorong Desa Cerdas dan Inklusi, Kelurahan Jumerto Terima Mahasiswa KKN UNEJ dalam Apel Pagi

  • 20 Juli 2026
  • Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
dorong-desa-cerdas-dan-inklusi-kelurahan-jumerto-terima-mahasiswa-kkn-unej-dalam-apel-pagi-20260720

Dorong Desa Cerdas dan Inklusi, Kelurahan Jumerto Terima Mahasiswa KKN UNEJ dalam Apel Pagi

JEMBER, 20 JULI 2026 – Kelurahan menyambut kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Jember (UNEJ) dengan menggelar apel pagi bersama, Senin (20/7/2026). Apel ini merupakan tindak lanjut langsung dari seremoni pelepasan resmi 3.000 mahasiswa KKN Kolaboratif ke-5 oleh Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., di Alun-Alun Jember, Minggu (19/7/2026) sore.

​Dalam seremoni pelepasan yang berlangsung pukul 15.30 WIB tersebut, Bupati menekankan visi besar KKN Kolaboratif ke-5 yang mengusung tema pengembangan desa yang mencakup aspek Desa Cinta, Desa Cerdas dengan penyediaan infografis, Desa Inklusi melalui pemberdayaan perempuan, ibu, dan disabilitas, serta Desa Tangguh Kewirausahaan.

​Menindaklanjuti arahan tersebut, apel pagi di halaman kantor kelurahan ini dipimpin oleh Lurah, Nurie Hadiyatie, S.E. Hadir mendampingi, Sekretaris Lurah, Retno Pujiastutik, S.E., Kasi Pemerintahan, Fitdatun Hosi’in, S.Ak., serta Kasi PMKS, Suhandari, S.Sos. Turut hadir staf kelurahan, Pak Holik, Pak Maksun, dan Bu Kusniati yang membantu koordinasi operasional.

​Dalam arahannya, Lurah Nurie menekankan bahwa mahasiswa KKN harus menjadi katalisator pembangunan sesuai dengan arahan Bupati. Mereka diharapkan tidak sekadar menjalankan program akademik, namun juga memetakan potensi serta permasalahan masyarakat. Sinergi ini penting guna memastikan program yang dijalankan memiliki dampak berkelanjutan, terutama dalam mendukung aspek inklusi dan kewirausahaan di tingkat desa.

​Koordinasi mencakup pembahasan rencana kerja kolaboratif yang melibatkan partisipasi aktif perangkat kelurahan dan mahasiswa. Selama KKN, mahasiswa direncanakan terjun langsung membantu agenda rutin kelurahan, termasuk pendampingan warga dalam akses informasi dan program sosial.

​Pelaksanaan apel berlangsung khidmat. Mahasiswa terlihat antusias menerima arahan. Keselarasan pandangan antara pihak kampus dan pemerintah kelurahan menjadi modal utama harmonisasi selama KKN.

​Pihak kelurahan menyiapkan mekanisme pendampingan agar mahasiswa bekerja efektif sesuai prosedur. Monitoring dan evaluasi akan dilakukan berkala guna memastikan target pengabdian tercapai optimal.

​Melalui sinergi ini, kelurahan optimis keberadaan mahasiswa KKN UNEJ memberikan kontribusi positif bagi kemajuan wilayah, serta memberikan pengalaman bagi mahasiswa dalam memahami dinamika tata kelola pemerintahan tingkat lokal. Langkah ini menjadi wujud nyata kolaborasi civitas akademika dan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan berbasis masyarakat.(sgk)

Galeri Foto