logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

Festival Kaki Gunung Watu Pecah 2026 Perkuat Kolaborasi Pembangunan Berbasis Industri Kreatif

  • 21 Juli 2026
  • Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
festival-kaki-gunung-watu-pecah-2026-perkuat-kolaborasi-pembangunan-berbasis-industri-kreatif-20260721

Festival Kaki Gunung Watu Pecah 2026 Perkuat Kolaborasi Pembangunan Berbasis Industri Kreatif

Ambulu, 18 Juli 2026 – Festival Kaki Gunung Watu Pecah Tahun 2026 sukses diselenggarakan pada Sabtu (18/7) di Alun-alun Ambulu, Kabupaten Jember. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai ini mengusung tema “Strategi Pembangunan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Pariwisata Berbasis Industri Kreatif” dan dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Jember, para Camat, pemerintah desa, pelaku UMKM, komunitas kreatif, serta masyarakat.

Festival ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak dalam mengembangkan potensi daerah melalui pendekatan pembangunan yang terintegrasi. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi potensi lokal, tetapi juga sarana memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pengembangan kawasan berbasis potensi desa.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan bahwa pembangunan daerah memerlukan keterpaduan antara sektor ekonomi, sosial, budaya, dan pariwisata. Potensi desa yang dimiliki Kabupaten Jember harus dapat dikelola secara optimal melalui inovasi dan kreativitas agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta menciptakan peluang ekonomi baru yang berkelanjutan.

Salah satu fokus yang menjadi perhatian adalah pengembangan industri kreatif sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Industri kreatif dinilai mampu mengolah potensi lokal menjadi produk dan layanan yang bernilai ekonomi tinggi sekaligus memperkuat identitas daerah. Pengembangan sektor ini perlu didukung oleh kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha agar dapat berkembang secara optimal.

Selain itu, pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan daerah. UMKM memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat ketahanan ekonomi lokal. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses pasar, dan mendorong inovasi produk yang mampu bersaing di berbagai tingkat.

Dari sisi sosial dan budaya, festival ini menjadi momentum untuk memperkuat pelestarian seni dan budaya lokal sebagai identitas masyarakat. Kekayaan budaya yang dimiliki daerah merupakan aset penting yang tidak hanya harus dijaga keberlangsungannya, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai bagian dari industri kreatif dan daya tarik wisata.

Sementara itu, sektor pariwisata juga menjadi salah satu fokus pengembangan melalui pemanfaatan potensi alam, budaya, dan kreativitas masyarakat. Pengembangan destinasi wisata yang berbasis potensi lokal diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat ekonomi masyarakat sekitar, serta memperkenalkan kekayaan Kabupaten Jember kepada masyarakat yang lebih luas.

Melalui Festival Kaki Gunung Watu Pecah Tahun 2026, diharapkan terbangun komitmen bersama antara pemerintah, masyarakat, pelaku UMKM, dan komunitas kreatif dalam mengembangkan potensi daerah secara berkelanjutan. Kolaborasi yang kuat menjadi kunci untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing Kabupaten Jember melalui pengembangan ekonomi, sosial, budaya, dan pariwisata berbasis industri kreatif.

Galeri Foto