logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

GERAKAN PENGENDALIAN MASSAL HAMA WERENG BATANG COKLAT PADA TANAMAN PADI DESA TEMPUREJO

  • 17 Januari 2025
  • Dibaca 3071 Kali
Bagikan Via:
gerakan-pengendalian-massal-hama-wereng-batang-coklat-pada-tanaman-padi-desa-tempurejo

GERAKAN PENGENDALIAN MASSAL HAMA WERENG BATANG COKLAT PADA TANAMAN PADI DESA TEMPUREJO

Hama wereng batang coklat (Nilaparvata lugens) atau yang biasa di singkat WBC merupakan salah satu serangga hama yang menyerang pada tanaman padi yang perlu diwaspadai. Perubahan iklim yang terjadi saat ini merupakan salah satu faktor pemicu peningkatan hama WBC. Hama ini merupakan jenis serangga kepik terbang yang menghisap cairan tanaman padi. Kemampuan migrasinya tinggi, serangga ini biasa bergerak dalam kawanan yang banyak dan mampu berpindah tempat dengan terbang hingga 100 km. Kemampuan WBC merusak wilayah pertanaman padi sangat cepat. Akibat serangan WBC tanaman menjadi seperti terbakar (menguning dan mengering) serta terlihat mengumpul/ melingkar pada satu lokasi (hopperburn). Keberadaan WBC ini tentu dapat mengancam hasil produksi tanaman padi.

Sebagai upaya untuk mengendalikan populasi hama wereng batang coklat, hari Kamis Tanggal 16 Januari 2026 Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Ambulu melakukan gerakan pengendalian wereng batang coklat. Kegiatan pengendalian ini dilaksanakan di Kelompok Tani Usaha Sejahtera, di Wilayah Desa Tempurejo Kecamatan Tempurejo, yang dihadiri oleh penyuluh pertanian Desa Tempurejo dan petugas POPT Kecamatan Tempurejo serta Mahasiswa dari UNIVERSITAS JEMBER. Pengendalian menggunakan insektisida berbahan aktif Buprofezin bantuan dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan populasi wereng bisa terkendali dan sebagai stimulan bagi petani sekitar untuk tetap waspada terhadap serangan hama wereng batang coklat dan supaya segera melakukan tindakan antisipasi mencegah meluasnya serangan hama wereng batang coklat yang berpotensi mengakibatkan kerugian yang lebih besar, diharapkan dengan kegiatan ini akan mampu memberikan hasil yang baik terutama pada produksi tanaman padi. Diharapkan pula kegiatan serupa untuk selalu di gencarkan pada para petani dalam upaya menekan perkembangan populasi Hama dan Penyakit khusunya pada tanaman padi.