Irpom Hortikultura Disurvei di Tempurejo, 9 Kelompok Tani Siapkan Budidaya Cabai
- 15 Agustus 2026
- Dibaca 3 Kali
Bagikan Via:
Irpom Hortikultura Disurvei di Tempurejo, 9 Kelompok Tani Siapkan Budidaya Cabai
JEMBER, 15 AGUSTUS 2026 - Sebanyak sembilan kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan Tani Jaya, Desa Tempurejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, berkesempatan mendapatkan dukungan sarana pengairan untuk pengembangan hortikultura. Jumat, 14 Agustus 2026.
Hal tersebut ditindaklanjuti melalui kegiatan survei dan verifikasi bantuan irigasi perpompaan (Irpom) hortikultura. Kegiatan melibatkan pengurus Gapoktan, PPL, tim teknis bidang hortikultura serta sejumlah petani.
Verifikasi dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lokasi dan memastikan kesiapan kelompok tani dalam memanfaatkan bantuan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian.
Bantuan Irpom tersebut direncanakan digunakan untuk mendukung pengairan lahan tanaman cabai dengan luas sekitar 2,5 hektare. Sarana pengairan ini diharapkan dapat membantu petani memenuhi kebutuhan air tanaman sekaligus mengoptimalkan potensi lahan hortikultura.
Kepala DTPHP Kabupaten Jember, Djamil, menyampaikan bahwa keberadaan infrastruktur pengairan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas tanaman hortikultura.
"Potensi hortikultura di Jember cukup besar. Karena itu, dukungan terhadap ketersediaan air menjadi penting agar petani bisa lebih optimal dalam mengelola lahannya. Irpom ini diharapkan bisa memberikan manfaat nyata bagi kelompok tani," kata Djamil.
Ia menambahkan, proses verifikasi dilakukan agar bantuan pemerintah tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan petani di lapangan.
"Yang kami harapkan adalah kelompok tani mampu memanfaatkan bantuan ini dengan baik. Karena jumlah kelompok yang terlibat cukup banyak, pengelolaannya juga harus dilakukan secara bersama dan bertanggung jawab," jelasnya.
Dengan tergabungnya sembilan kelompok tani dalam Gapoktan Tani Jaya, keberadaan Irpom diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi satu kelompok, tetapi dapat mendukung aktivitas budidaya secara lebih luas di kawasan tersebut.
Program bantuan dari pemerintah melalui Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan komoditas hortikultura di daerah.
Melalui penguatan sarana pengairan, petani di Tempurejo diharapkan dapat meningkatkan efisiensi budidaya, menjaga keberlangsungan tanaman cabai dan pada akhirnya meningkatkan hasil produksi pertanian.
DTPHP Jember pun mendorong kelompok tani agar terus berkoordinasi dengan PPL dan pemerintah daerah dalam mengelola sarana bantuan tersebut, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh para petani. (ima)