Jember Cinta Kesehatan Hadirkan Layanan Kesehatan untuk 10.000 Sasaran
- 18 Agustus 2026
- Dibaca 27 Kali
Bagikan Via:
Jember Cinta Kesehatan Hadirkan Layanan Kesehatan untuk 10.000 Sasaran
JEMBER, 18 AGUSTUS 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember meluncurkan program Jember Cinta Kesehatan sebagai upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Program tersebut diawali kegiatan cek kesehatan gratis sebagai informasi awal untuk mengidentifikasi kebutuhan alat kesehatan peserta.
Setelah itu, dilanjutkan edukasi, penanganan lebih lanjut hingga pemberian bantuan alat kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di PP Nuris, Antirogo, Jember pada Senin, 17 Agustus 2026.
Bakti sosial ini menyasar masyarakat Jember yang membutuhkan berbagai layanan kesehatan, mulai dari tindakan operasi hingga bantuan alat kesehatan. Berdasarkan informasi program, terdapat 11 sasaran layanan yang meliputi penderita katarak dan pterigium, kelainan sumbing bibir dan langit-langit, polidaktili dan sindaktili, kelainan kaki talipes equinovarus atau valgus, serta kelainan genital seperti fimosis dan hipospadia.
Selain itu, layanan juga diperuntukkan bagi penderita hernia anak maupun dewasa, meningocele atau hidrosefalus, masyarakat yang membutuhkan kaki dan tangan palsu, bola mata palsu, kacamata, hingga alat pendengar. Pembagian kacamata secara khusus diperuntukkan bagi siswa dan masyarakat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember, dr. Rita Wahyuningsih, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial yang telah dicanangkan dalam program Jember Cinta Kesehatan.
“Kalau dari target sebesar 10.000 sasaran, dan hari ini sudah terdapat 4.000-an sasaran. Harapannya kegiatan ini dapat membantu permasalahan kesehatan untuk masyarakat di Kabupaten Jember,” ujar Rita.
Sementara itu, TP3D Kesehatan, dr. Ulfa Elfiah, menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial juga diisi dengan pemeriksaan dan skrining kesehatan massal bagi siswa dan masyarakat. Skrining tersebut diharapkan dapat menemukan masyarakat yang membutuhkan intervensi kesehatan lebih lanjut.
“Dari kegiatan ini nanti akan didapatkan data-data dari siswa dan masyarakat yang membutuhkan alat bantu kesehatan seperti kacamata. Harapannya dengan kegiatan ini maka siswa dan masyarakat dapat beraktivitas karena sudah mendapatkan layanan kesehatan mata,” kata Ulfa.
Beliau menambahkan, pemeriksaan juga dilakukan terhadap penderita katarak dan masyarakat yang membutuhkan bantuan bola mata palsu. Program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat langsung sekaligus membantu mengentaskan berbagai persoalan kesehatan di wilayah Kabupaten Jember. (ken)