Karnaval Budaya Rambipuji Meledak! 23 Grup Suguhkan Atraksi Spektakuler, Jalanan Disulap Jadi Panggung Budaya
- 12 September 2026
- Dibaca 23 Kali
Bagikan Via:
Karnaval Budaya Rambipuji Meledak! 23 Grup Suguhkan Atraksi Spektakuler, Jalanan Disulap Jadi Panggung Budaya
JEMBER, 12 SEPTEMBER 2026 – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember. Sebanyak 23 grup mengikuti Karnaval Budaya Desa Rambipuji yang digelar pada Sabtu, 12 September 2026.
Ribuan warga memadati sepanjang rute karnaval untuk menyaksikan beragam kostum, atraksi seni, dan kreativitas peserta. Jalan sepanjang sekitar dua kilometer pun berubah menjadi panggung pertunjukan budaya terbuka.
Karnaval dimulai dari Dusun Curah Ancar, Desa Rambipuji, dan berakhir di Alun-Alun Rambipuji, tepat di depan Kantor Kecamatan Rambipuji.
Sejak peserta pertama diberangkatkan, antusiasme warga langsung terlihat. Sorak-sorai dan tepuk tangan terdengar saat setiap grup melintas dengan konsep serta penampilan masing-masing.
Tak hanya berjalan mengikuti rute, peserta juga menyuguhkan berbagai atraksi. Keragaman penampilan tersebut menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memperlihatkan kreativitas masyarakat dalam memaknai kemerdekaan.
Camat Rambipuji Prima Kusuma Dewi hadir langsung bersama Kepala Desa Rambipuji Dwi Diyah Setyorini, Kusnadi yang mewakili Danramil, serta Firman selaku Bhabinkamtibmas Desa Rambipuji.
Dalam sambutannya sebelum pelepasan peserta, Prima mengapresiasi partisipasi masyarakat yang ikut menyukseskan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Menurutnya, karnaval budaya bukan sekadar hiburan. Kegiatan tersebut juga dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan sekaligus menjaga keberagaman budaya dan kreativitas lokal.
“Karnaval ini bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menunjukkan kreativitas dan melestarikan budaya. Yang paling penting, kegiatan ini dapat mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong warga,” kata Prima.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam karnaval dapat terus dijaga, tidak hanya selama perayaan kemerdekaan.
“Semoga kegembiraan dan kebersamaan seperti ini terus terjaga. Kita ingin masyarakat bisa merayakan kemerdekaan dengan tertib, kreatif, dan penuh rasa persaudaraan,” ujarnya.
Kepala Desa Rambipuji Dwi Diyah Setyorini juga memberikan dukungan terhadap pelaksanaan karnaval. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap potensi budaya lokal.
“Kegiatan ini menjadi momentum bagi warga untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan menunjukkan kreativitas. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus tumbuh dan menjadi kekuatan masyarakat Desa Rambipuji,” ujar Dwi.
Keterlibatan anak-anak, generasi muda, hingga orang dewasa membuat karnaval berlangsung semarak. Masing-masing kelompok membawa karakter dan konsep berbeda sehingga perjalanan karnaval menjadi tontonan yang dinamis. (sai)