Kirab Santri Misbahul Ulum Sumberjambe Tampilkan Kreativitas dan Antusiasme Anak
- 10 September 2026
- Dibaca 103 Kali
Bagikan Via:
Kirab Santri Misbahul Ulum Sumberjambe Tampilkan Kreativitas dan Antusiasme Anak
JEMBER, 10 SEPTEMBER 2026 – Camat Sumberjambe, Umar Faroek, S.P. membuka Kirab Santri Misbahul Ulum di Desa Sumberjambe, Kamis, 10 September 2026 sekitar pukul 13.30 WIB. Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut berlangsung meriah, dengan ratusan santri menampilkan beragam kreasi sepanjang perjalanan dari Masjid Jamik di depan Kantor Kecamatan Sumberjambe menuju Madrasah Misbahul Ulum.
Kirab menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan Maulid Nabi yang dikemas dengan melibatkan para santri secara langsung. Sejak berkumpul di kawasan Masjid Jamik, suasana tampak semarak dengan kehadiran para santri yang mengenakan beragam pakaian dan membawa hasil kreasi yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Salah satu hal yang menarik perhatian dalam kirab tersebut adalah beragam tumpeng yang dibawa peserta. Tumpeng tidak hanya dibuat dari hasil alam, tetapi juga dikreasikan menggunakan berbagai macam makanan ringan atau snack, termasuk jajanan yang akrab dengan anak-anak. Kreativitas tersebut membuat kirab semakin menarik sekaligus menjadi ruang bagi para santri untuk mengekspresikan ide dan kreativitas mereka.
Berbagai bentuk kreasi yang ditampilkan menunjukkan antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan. Tumpeng hasil alam disusun dengan beragam bentuk dan warna, sementara sebagian lainnya menggunakan snack ciki yang dirangkai sedemikian rupa sehingga menjadi hiasan yang unik dan memukau.
Antusiasme paling terlihat dari para santri usia sekolah dasar hingga taman kanak-kanak. Dengan wajah ceria, mereka mengikuti iring-iringan kirab bersama teman-teman dan pendamping. Bagi para santri yang masih kecil, kegiatan tersebut menjadi pengalaman tersendiri karena mereka dapat mengikuti perayaan keagamaan dalam suasana yang menyenangkan dan penuh kebersamaan.
Camat Umar Faroek menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kirab tersebut. Menurutnya, kegiatan peringatan Maulid Nabi yang melibatkan anak-anak dan santri menjadi momentum positif untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW sekaligus membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, kirabnya meriah dan anak-anak sangat antusias. Ini kegiatan yang bagus untuk memperingati Maulid Nabi sekaligus menjadi ruang bagi santri untuk berkreasi dan berkumpul bersama,” ujar Umar.
Dari Masjid Jamik yang berada di depan Kantor Kecamatan Sumberjambe, rombongan kemudian bergerak menuju Madrasah Misbahul Ulum. Iring-iringan kirab berlangsung dalam suasana penuh kegembiraan. Para santri mengikuti jalur yang telah ditentukan dengan membawa berbagai hasil kreasi mereka.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk peringatan terhadap kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga memperlihatkan peran lembaga pendidikan keagamaan dalam memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar melalui kegiatan yang bersifat kebersamaan. Nilai-nilai keagamaan dipadukan dengan kreativitas sehingga peringatan Maulid Nabi dapat dirasakan sebagai kegiatan yang dekat dengan kehidupan para santri.
Kreasi tumpeng yang dibawa dalam kirab juga menggambarkan keterlibatan keluarga dan lingkungan sekitar dalam mendukung kegiatan para santri. Hasil alam yang digunakan sebagai bahan tumpeng menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat, sedangkan kreasi menggunakan makanan ringan menunjukkan kemampuan peserta dalam mengolah bahan sederhana menjadi sesuatu yang menarik.
Suasana semakin semarak ketika para santri cilik ikut berjalan dalam rombongan. Meski masih berusia TK dan SD, mereka tampak bersemangat mengikuti jalannya kirab. Keceriaan tersebut menjadi salah satu pemandangan yang menonjol dalam kegiatan yang digelar pada siang hari tersebut. (wd)