Pembinaan Terpadu Kampung KB ( Dapur Sehat Atasi Stanting ) DASHAT Di Kecamatan Panti
- 16 Oktober 2025
- Dibaca 730 Kali
Bagikan Via:
Pembinaan Terpadu Kampung KB ( Dapur Sehat Atasi Stanting ) DASHAT Di Kecamatan Panti
Panti, 15 Oktober 2025 - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN mengganti variasi menu di Dapur sehat atasi stunting (Dashat) yang ada di setiap kampung Keluarga Berkualitas (KB) untuk mengatasi stunting dan mencegah agar anak tidak bosan. Sebagai salah satu bentuk kegiatan yang akan dilakuka dalam upaya penurunan kasus stunting adalah melakukan kombinasi intervensi spesifik dan sensitif berupa pemberian makanan yang berasal dari bahan pangan lokal dengan mekanisme pemberdayaan masyarakat dalam bentuk kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB). "Kita lebih ke pendekatan sensitif bukan spesifik, jadi mengedukasi, meski Dashat belum ada di seluruh desa dan kelurahan, tetapi seluruh tim pendamping keluarga (TPK) kita arahkan untuk mengganti variasi menu, dan sebagian besar anak-anak itu juga suka menunya".
Dalam kegiatan tersebuk Bapak camat panti Hendra Kusuma,S.Sos menyampaikan kepada seluruh ibu - ibu untuk mengikuti kegiatan tersebut agar bisa menambah ilmu yang bisa di terapkan di rumah masing - masing, Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Kampung Keluarga Berkualitas adalah salah satu bentuk kegiatan yang akan dilakukan BKKBN dalam upaya penurunan kasus Stunting dengan melakukan kombinasi intervensi spesifik dan sensitive berupa pemberian makanan yang berasal dari bahan pangan lokal dengan mekanisme pemberdayaan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan di DASHAT adalah perbaikan gizi ibu hamil melalui edukasi dan perbaikan konsumsi pangan ibu hamil, menyusui dan balita dari berbagai pangan yang tersedia, bergizi dan terjangkau dengan citarasa yang sesuai dengan selera mereka.
Dijadikannya Kampung KB sebagai basis pengembangan DASHAT mendasarkan pada realita bahwa di Kampung KB sistem pengelolaan kegiatan terutama yang terkait dengan program Bangga Kencana umumnya telah berjalan dengan baik. Adanya Kelompok Kerja (Pokja) dan Kelompok Kegiatan (Pokgi) serta keberadaan kader BKB, BKR, BKL. UPPKS, dan PIK Remaja menjadi jaminan bahwa DASHAT yang akan dijalankan berjalan dengan baik. Apalagi keterlibatan lintas sektor di Kampung KB cukup baik, ditambah dengan dukungan tokoh formal dan non formal, pemuda dan PKK yang dapat diandalkan.
Menu yang diberikan untuk bayi berisiko stunting diutamakan banyak mengandung protein. Berdasarkan pantauan, Menu makan malam yang diberikan pada balita di Kampung KB Kolaka saat itu yakni nasi tim dengan ikan kuah kuning. Balita yang hadir terlihat menikmati suapan demi suapan yang diberikan.Selain ikan, Protein yang diberikan pada balita sehari-hari terdiri atas sop ayam, sop ikan, dan makanan-makanan yang mengandung lemak tinggi untuk mendukung pertumbuhan balita.