Puskesmas Cakru Apresiasi Bunga Desaku Mini, Perkuat Edukasi UHC dan Pencegahan AKI-AKB
- 07 Juni 2026
- Dibaca 42 Kali
Bagikan Via:
Puskesmas Cakru Apresiasi Bunga Desaku Mini, Perkuat Edukasi UHC dan Pencegahan AKI-AKB
JEMBER, 07 JUNI 2026 – Kegiatan Bunga Desaku Mini yang digelar di wilayah Kecamatan Kencong mendapat apresiasi dari Puskesmas Cakru Kencong. Kepala Puskesmas Cakru Kencong, Takril Budianto, menilai program tersebut menjadi sarana efektif untuk mendekatkan pelayanan sekaligus memberikan edukasi langsung kepada masyarakat terkait berbagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Jember, Minggu, 07 Juni 2026.
Menurut Takril Budianto, kegiatan Bunga Desaku Mini tidak hanya menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah penting dalam menyosialisasikan program-program strategis Bupati Jember, khususnya yang berkaitan dengan sektor kesehatan dan kesejahteraan sosial.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat mendapatkan edukasi secara langsung mengenai program-program Bupati, terutama terkait Universal Health Coverage (UHC) dan upaya pengentasan kemiskinan yang berhubungan erat dengan pencegahan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB),” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa peningkatan pemahaman masyarakat mengenai akses layanan kesehatan sangat penting untuk memastikan seluruh warga dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan tepat waktu. Dengan adanya sosialisasi secara langsung, masyarakat juga memiliki kesempatan untuk menyampaikan berbagai pertanyaan maupun kendala yang mereka hadapi.
Takril menegaskan bahwa kegiatan Bunga Desaku Mini dilaksanakan murni untuk kepentingan masyarakat. Forum tersebut memberikan ruang yang terbuka bagi warga untuk memperoleh informasi yang akurat mengenai pelayanan kesehatan, jaminan kesehatan, serta berbagai program pemerintah daerah yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Ini merupakan kegiatan yang sangat positif karena masyarakat bisa bertanya langsung dan memperoleh penjelasan yang benar dari pihak yang berkompeten. Transparansi informasi seperti ini sangat dibutuhkan agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait program-program pemerintah,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur lintas sektor. Hadir dalam kegiatan itu perwakilan Kesejahteraan Rakyat (KESRA), pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, serta perwakilan dari Rumah Sakit Balung dan Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi yang memberikan penjelasan terkait layanan kesehatan dan mekanisme penjaminan kesehatan bagi masyarakat.
Takril juga mengapresiasi keterlibatan berbagai organisasi profesi dan elemen masyarakat yang turut mendukung suksesnya kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mempercepat penyampaian informasi program pemerintah hingga ke tingkat desa.
“Kami melihat adanya kolaborasi yang sangat baik antara pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi, dan masyarakat. Kehadiran berbagai pihak ini membantu memastikan informasi yang disampaikan dapat diterima secara utuh oleh warga,” ungkapnya.
Meski pihak BPJS Kesehatan tidak hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut, Takril menilai informasi mengenai layanan dan penjaminan kesehatan tetap dapat tersampaikan dengan baik melalui perwakilan rumah sakit yang hadir sebagai narasumber.
Lebih lanjut, Takril berharap kegiatan Bunga Desaku Mini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan memiliki jadwal yang lebih teratur sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dijadwalkan secara rutin, misalnya satu tahun sekali. Program ini sangat penting karena mampu menjembatani kebutuhan informasi masyarakat dengan program-program pemerintah yang sedang berjalan,” tuturnya.
Menurutnya, keberlanjutan kegiatan Bunga Desaku Mini akan semakin memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sehat, sejahtera, dan memahami hak-haknya dalam memperoleh layanan kesehatan.
Dengan pendekatan yang langsung menyentuh masyarakat desa, Bunga Desaku Mini diharapkan menjadi salah satu instrumen efektif dalam mempercepat penyebaran informasi, meningkatkan partisipasi warga, serta mendukung keberhasilan berbagai program pembangunan yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Jember. (gfr)