logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan

Rakor Festival Jember Surganya Kopi Indonesia Matangkan Strategi Promosi UMKM dan Citra Produk Unggulan Daerah

  • 03 September 2026
  • Dibaca 29 Kali
Bagikan Via:
rakor-festival-jember-surganya-kopi-indonesia-matangkan-strategi-promosi-umkm-dan-citra-produk-unggulan-daerah-20260903

Rakor Festival Jember Surganya Kopi Indonesia Matangkan Strategi Promosi UMKM dan Citra Produk Unggulan Daerah

JEMBER, 2 SEPTEMBER 2026 — Persiapan menuju pelaksanaan Festival Jember Surganya Kopi Indonesia terus dimatangkan. Bertempat di Mini Hall Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kabupaten Jember, digelar rapat koordinasi (rakor) yang mempertemukan unsur pemerintah daerah, pengelola kegiatan, serta para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang telah dinyatakan lolos melalui tahapan kurasi.

Rakor tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan festival dapat berjalan secara terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha lokal. Tidak sekadar membahas teknis pelaksanaan kegiatan, pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk menyatukan visi mengenai bagaimana Festival Jember Surganya Kopi Indonesia dapat menjadi momentum memperkuat citra Jember sebagai daerah yang memiliki kekayaan produk unggulan, kreativitas pelaku UMKM, serta potensi ekonomi berbasis lokal yang sangat besar.

Rapat dibuka oleh Kepala Diskopukmdag Kabupaten Jember, Dra. Sartini, M.M. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya kesiapan seluruh pihak yang terlibat agar festival tidak berhenti sebagai sebuah agenda seremonial, melainkan mampu menjadi sarana promosi dan pengembangan ekonomi masyarakat. Setelah pembukaan, rapat dilanjutkan dengan penyampaian rencana-rencana rangkaian kegiatan oleh Direktur Utama DPD Kahyangan, Gogot Cahyo Baskoro. Paparan tersebut menjadi bagian penting dalam menyamakan pemahaman para peserta mengenai konsep, tahapan, agenda, serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan menuju pelaksanaan festival.

Menurut Kepala DisKopUKMDagJember para pelaku UMKM yang telah lolos kurasi harus memanfaatkan momentum tersebut sebaik mungkin untuk memperkenalkan produk unggulan Jember kepada masyarakat yang lebih luas. “Festival ini bukan hanya tentang menampilkan produk, tetapi bagaimana kita bersama-sama membawa nama Jember, memperkuat citra produk lokal, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi UMKM. Karena itu, saya berharap seluruh pihak dapat berkoordinasi dengan baik dan mempersiapkan diri secara maksimal,” ujarnya. 

Forum koordinasi itu juga dihadiri oleh para pelaku UMKM terpilih yang berhasil melewati proses kurasi. Mereka dipandang sebagai representasi produk unggulan yang memiliki potensi untuk membawa citra terbaik Jember melalui produk, kreativitas, cerita, dan identitas usaha masing-masing. Sejumlah nama yang turut mendapat perhatian dalam forum tersebut antara lain UMKM Kampung Edamame, Raddina Coklat, KDMP Sidomulyo, Tanoker, Elisa Rainbow, serta Tape Mayangsari. Kehadiran para pelaku usaha tersebut memperlihatkan bahwa kekuatan ekonomi lokal Jember tidak hanya bertumpu pada satu komoditas, tetapi tumbuh dari keberagaman produk dan kreativitas masyarakat.

Rakor Festival Jember Surganya Kopi Indonesia memiliki arti yang lebih luas daripada sekadar pertemuan untuk membicarakan jadwal atau pembagian tugas. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk memastikan bahwa setiap pelaku UMKM memahami posisi dan perannya dalam sebuah agenda yang membawa nama besar Kabupaten Jember.

Festival diharapkan mampu mempertemukan tiga kepentingan sekaligus, yakni promosi daerah, penguatan UMKM, dan pengembangan potensi ekonomi lokal. Ketiganya memiliki hubungan yang erat. Ketika produk lokal tampil secara menarik dan profesional, citra daerah ikut terangkat. Ketika citra daerah semakin kuat, peluang produk untuk dikenal oleh masyarakat yang lebih luas juga semakin terbuka. (HNA)

 

Galeri Foto