Seleksi Kepala Dusun Gumawang di Desa Curahmalang Berlangsung Ketat dan Transparan
- 01 Mei 2026
- Dibaca 386 Kali
Bagikan Via:
Seleksi Kepala Dusun Gumawang di Desa Curahmalang Berlangsung Ketat dan Transparan
JEMBER, 01 MEI 2026 – Proses seleksi bakal calon perangkat desa untuk jabatan Kepala Dusun (Kasun) Gumawang, Desa Curahmalang, Kecamatan Rambipuji, berlangsung dengan penuh ketegangan sekaligus transparansi pada Jumat, 1 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi sorotan warga karena hanya diikuti oleh dua peserta yang sama-sama memiliki peluang kuat untuk menduduki posisi strategis di tingkat dusun tersebut.
Pelaksanaan ujian seleksi ini digelar dengan pengawasan ketat dari unsur Muspika Kecamatan Rambipuji, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan proses rekrutmen perangkat desa yang jujur, adil, dan akuntabel. Kehadiran para pemangku kebijakan ini juga menjadi jaminan bahwa seluruh tahapan berjalan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.
Dua peserta yang mengikuti seleksi ini adalah Fachreal Reza F. dan Yessa Adetya B.S. Keduanya tampak serius dan fokus sejak awal pelaksanaan ujian. Suasana ruang ujian pun terasa tegang, mengingat hasil dari tes ini akan menentukan siapa yang berhak menduduki jabatan Kepala Dusun Gumawang.
Camat Rambipuji, Roni Herman Baza, dalam arahannya sebelum pelaksanaan ujian menegaskan pentingnya integritas dan kesiapan mental bagi calon perangkat desa. Ia menyampaikan bahwa jabatan kepala dusun bukan sekadar posisi administratif, tetapi juga amanah besar yang menuntut tanggung jawab kepada masyarakat.
“Perangkat desa adalah ujung tombak pelayanan publik di tingkat paling bawah. Maka dari itu, yang terpilih nanti harus benar-benar memiliki kapasitas, integritas, serta dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat,” tegasnya di hadapan para peserta dan undangan.
Selain Camat, Danramil Rambipuji Kapten Mulyadi, SH juga turut memberikan arahan. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas dan keamanan lingkungan desa. Ia berharap calon yang terpilih nantinya mampu menjadi figur pemersatu masyarakat serta mampu bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri.
“Peran kepala dusun sangat penting dalam menjaga kondusivitas wilayah. Kami berharap siapapun yang terpilih dapat menjadi pemimpin yang bijak dan mampu mengayomi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Rambipuji AKP Eko Yulianto, SH juga memberikan pesan yang tak kalah penting. Ia mengingatkan bahwa jabatan publik harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi hukum.
“Jabatan ini bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk kepentingan masyarakat luas. Maka dari itu, integritas adalah hal utama yang tidak bisa ditawar,” ungkapnya.
Setelah seluruh rangkaian arahan selesai, ujian tulis pun dilaksanakan. Proses pengerjaan soal berlangsung tertib dengan pengawasan langsung dari panitia dan pihak terkait. Kedua peserta tampak berusaha maksimal dalam menyelesaikan soal yang diberikan.
Hasil ujian tulis akhirnya diumumkan setelah melalui proses penilaian yang transparan. Dari dua peserta, Fachreal Reza F. berhasil meraih nilai tertinggi dengan skor 66, sementara Yessa Adetya B.S. memperoleh nilai 54.
Dengan hasil tersebut, Fachreal Reza F. dinyatakan sebagai peserta dengan nilai tertinggi dan berhak untuk dilantik sebagai Kepala Dusun Gumawang, sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pengumuman hasil ini disambut dengan berbagai reaksi dari masyarakat yang hadir. Sebagian besar warga mengapresiasi proses seleksi yang dinilai berjalan jujur dan terbuka. Mereka berharap kepala dusun terpilih dapat membawa perubahan positif bagi lingkungan Gumawang.
Salah satu warga yang hadir, Ekik Wicaksono, menyampaikan harapannya agar pemimpin baru nantinya bisa lebih dekat dengan masyarakat serta responsif terhadap berbagai persoalan yang ada di dusun.
“Kami ingin pemimpin yang benar-benar hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat ada kepentingan saja,” ujarnya.
Proses seleksi ini juga menjadi contoh nyata bagaimana sistem rekrutmen perangkat desa dapat berjalan secara profesional tanpa adanya intervensi atau praktik yang tidak sehat. Hal ini tentunya menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini menginginkan transparansi dalam setiap proses pemerintahan desa.
Dengan terpilihnya Fachreal Reza F., diharapkan roda pemerintahan di tingkat dusun dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Tugas besar pun sudah menanti, mulai dari pelayanan administrasi, penyelesaian konflik warga, hingga mendukung program pembangunan desa. (sai)