logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Semarak Maulid Nabi, Kelurahan Baratan Tampil Memukau dalam Kirab Ancak Agung Jember 2026

  • 22 Agustus 2026
  • Dibaca 13 Kali
Bagikan Via:
semarak-maulid-nabi-kelurahan-baratan-tampil-memukau-dalam-kirab-ancak-agung-jember-2026-20260822

Semarak Maulid Nabi, Kelurahan Baratan Tampil Memukau dalam Kirab Ancak Agung Jember 2026

Suasana semarak dan penuh khidmat menyelimuti pusat Kota Jember pada hari Sabtu, 22 Agustus 2026. Ribuan masyarakat tumpah ruah di sepanjang jalan dari arah Bank BCA menuju Alun-alun Jember untuk menyaksikan perhelatan akbar 'Ancak Agung' yang digelar dalam rangka memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad SAW serta memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia.

​Acara yang mengusung tema "Melestarikan Tradisi, Menguatkan Ukhuwah, Mengangkat Marwah Jember" ini tidak hanya menjadi ajang seremoni keagamaan, tetapi juga menjadi bukti nyata kekompakan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Jember. Salah satu yang paling menarik perhatian dalam barisan kirab adalah kontingen dari Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, yang hadir dengan antusiasme tinggi.

​Kelurahan Baratan, sebagai bagian integral dari Kecamatan Patrang, turut ambil bagian secara aktif dalam memeriahkan tradisi Ancak Agung tahun 2026 ini. Dengan membawa ancak (usungan hasil bumi) yang disusun dengan artistik dan estetis, kontingen Baratan menampilkan perpaduan hasil bumi lokal yang mencerminkan rasa syukur masyarakat atas melimpahnya rezeki dari Tuhan Yang Maha Esa.

​Para peserta dari Kelurahan Baratan tampak kompak mengenakan pakaian muslim bernuansa putih, melambangkan kesucian dan ketulusan hati dalam merayakan hari kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW. Kehadiran mereka di tengah barisan kirab menambah semarak suasana, diiringi dengan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas warga Jember.

​Plt. Lurah Baratan, Denny Wijiyati, S.AP., yang turut mendampingi langsung kontingennya di lapangan, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya terhadap semangat warganya. Menurutnya, acara ini merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus melestarikan warisan leluhur.

​"Kami sangat bangga bisa berpartisipasi dalam perhelatan Ancak Agung ini. Ini bukan sekadar parade, melainkan bentuk syukur kami kepada Allah SWT dan wujud cinta kita kepada Rasulullah SAW. Warga Baratan sangat antusias, semuanya bahu-membahu menyiapkan ancak ini. Semoga kegiatan ini mampu mempererat tali ukhuwah antar warga, khususnya di lingkungan Kelurahan Baratan, dan semakin menguatkan identitas budaya kita di Jember," ujar Denny Wijiyati dengan penuh semangat.

​Lebih lanjut, Denny menambahkan bahwa partisipasi aktif warga dalam acara ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga tradisi di tengah perkembangan zaman.

​Tradisi Ancak Agung sendiri merupakan simbol syukur yang diwujudkan dalam bentuk gunungan hasil bumi, makanan tradisional, serta ornamen khas daerah. Padi, jagung, sayur-sayuran, hingga buah-buahan lokal disusun sedemikian rupa menjadi menara yang megah, yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk berbagi kebahagiaan dan keberkahan.

​Acara ini secara keseluruhan menjadi sangat spesial karena adanya upaya pemecahan rekor MURI untuk kategori Namun terbanyak, yaitu dengan jumlah 1000 ancak. Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan khotmil Qur'an di berbagai titik, pengajian, dan ditutup dengan acara sholawatan akbar di Alun-alun Jember yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.

​Kirab Ancak Agung 2026 ini diharapkan dapat menjadi ikon baru pariwisata religi dan budaya di Kabupaten Jember yang akan diselenggarakan secara tahunan. Dengan melibatkan ratusan instansi, mulai dari OPD, kecamatan, kelurahan, hingga sektor swasta dan perbankan, acara ini berhasil menyatukan berbagai lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang.

​Melalui acara ini, Jember tidak hanya mempertegas komitmennya dalam melestarikan kearifan lokal, tetapi juga menunjukkan kepada dunia bahwa masyarakatnya memiliki nilai kebersamaan yang sangat kuat. Semangat yang dibawa oleh Kelurahan Baratan dan seluruh kontingen lainnya menjadi bukti bahwa tradisi akan terus hidup selama masyarakatnya memiliki semangat untuk merawatnya.

​Perhelatan ini berakhir dengan suasana yang tertib dan khidmat di Alun-alun Jember, di mana seluruh ancak yang diarak kemudian ditata dengan apik untuk didoakan bersama sebelum dibagikan kembali kepada masyarakat. Kebahagiaan terpancar dari wajah setiap warga yang hadir, menutup hari dengan harapan agar Jember semakin maju, berkah, dan harmonis ke depannya. (fzr)

Galeri Foto