logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Silo

Sosialisasi Titik Batalyon TP, Kecamatan Silo Fasilitasi Pertemuan Bersama Kelompok Tani dan Kodim 0824 Jember

  • 24 Mei 2026
  • Dibaca 266 Kali
Bagikan Via:
sosialisasi-titik-batalyon-tp-kecamatan-silo-fasilitasi-pertemuan-bersama-kelompok-tani-dan-kodim-0824-jember-20260526

Sosialisasi Titik Batalyon TP, Kecamatan Silo Fasilitasi Pertemuan Bersama Kelompok Tani dan Kodim 0824 Jember

JEMBER, 24 MEI 2026 - Kecamatan Silo menggelar pertemuan sosialisasi bersama kelompok tani, unsur TNI, Perhutani, dan sejumlah instansi terkait guna membahas rencana titik pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di Desa Silo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Selasa pekan kemarin. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Silo tersebut menjadi ruang koordinasi sekaligus penyampaian informasi kepada masyarakat mengenai rencana pembangunan yang diusulkan pemerintah pusat.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat lintas sektor, di antaranya Mayor Czi Slamet Wahyudi selaku Kasdim 0824/Jember, Agung Wibowo, S.H., M.H. selaku Kasi Intel Kejaksaan Negeri Jember, AKP M. Luthfi, S.H. selaku Kapolsek Sempolan, Kapten Inf Sutowo selaku Danramil 0824/07 Silo, Camat Silo Bagas Wahyudi Witjaksono, S.E., M.Si., Wakil ADM Perhutani Jember Suyono, Kepala Perhutani Eko Teguh, Kepala BPN Jember Sochib, Imam Bukhari selaku pendamping Gapoktanhut dari CDK Jember, Kepala Desa Silo Arfa, hingga Ketua Gapoktanhut Silo Masis.

Pertemuan tersebut digelar sebagai bentuk komunikasi awal antara pemerintah, aparat, dan masyarakat agar proses pembangunan dapat dipahami bersama serta berjalan dengan lancar tanpa menimbulkan kesalahpahaman di tengah warga.

Dalam sambutannya, Camat Silo Bagas Wahyudi Witjaksono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dalam forum tersebut. Ia menegaskan bahwa Kecamatan Silo berperan sebagai fasilitator untuk memastikan komunikasi berjalan baik antara seluruh pihak yang terlibat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dalam acara ini. Kami sebagai perangkat Kecamatan Silo hanya memfasilitasi bagaimana pertemuan ini berjalan dengan lancar tanpa kendala apapun, sehingga semua pihak dapat berdiskusi dan memperoleh pemahaman yang sama,” ujar Bagas.

Sementara itu, Kasdim 0824/Jember Mayor Czi Slamet Wahyudi menjelaskan bahwa Kecamatan Silo menjadi salah satu titik yang diusulkan untuk pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan dengan luas lahan sekitar 55,25 hektare di Desa Silo.

Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan bagian dari program strategis yang membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat sekitar agar pelaksanaannya berjalan sesuai rencana.

“Silo merupakan titik yang telah diusulkan untuk pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan seluas 55,25 hektare di Desa Silo. Kami dari Kodim 0824 Jember meminta dukungan dari seluruh pihak, terutama masyarakat sekitar, agar program pusat ini dapat berjalan dengan baik sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan Batalyon Teritorial Pembangunan nantinya diproyeksikan tidak hanya memiliki fungsi pertahanan, namun juga diharapkan membawa dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan ini tentu diharapkan memberikan efek terhadap masyarakat sekitar, terutama dalam sektor ekonomi, pertanian, dan peternakan. Harapannya dapat membuka peluang serta mendorong perkembangan wilayah,” tambahnya.

Menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait lahan yang terdampak pembangunan, Kepala Perhutani Jember Eko Teguh memastikan pihaknya telah menyiapkan solusi berupa lahan pengganti bagi warga terdampak.

“Untuk lahan warga yang terdampak dari pembangunan ini, kami dari pihak Perhutani sudah menyiapkan lahan garapan pengganti dengan luas yang sama, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala BPN Jember Sochib yang menegaskan kesiapan pihaknya dalam membantu proses administrasi maupun persoalan pertanahan yang mungkin dihadapi masyarakat selama proses berlangsung.

“Kami juga siap memfasilitasi segala hal yang menjadi kesulitan masyarakat ke depannya agar proses ini dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.

Melalui pertemuan tersebut, diharapkan terjalin komunikasi yang terbuka antara pemerintah, aparat, dan masyarakat sehingga rencana pembangunan dapat dipahami bersama serta memberikan manfaat bagi kemajuan wilayah Kecamatan Silo di masa mendatang.

Galeri Foto