Tanamkan Kesiapsiagaan Sejak Dini, TK Al-Amien Jember Gelar Praktik Aman Bencana
- 05 November 2026
- Dibaca 10 Kali
Bagikan Via:
Tanamkan Kesiapsiagaan Sejak Dini, TK Al-Amien Jember Gelar Praktik Aman Bencana
JEMBER, 05 NOVEMBER 2026 - Membangun lingkungan pendidikan yang aman bukan hanya tentang menyediakan ruang belajar yang nyaman, tetapi juga memastikan anak-anak memiliki pengetahuan dasar untuk melindungi diri ketika menghadapi situasi darurat. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan praktik aman bencana di satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dilaksanakan di TK Al-Amien Jember pada hari Kamis, 05 November 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan kesadaran kebencanaan sejak usia dini. Anak-anak diperkenalkan pada pentingnya mengenali potensi bahaya, memahami arahan guru, serta mengetahui langkah sederhana yang perlu dilakukan ketika terjadi keadaan darurat. Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini, sehingga pesan keselamatan dapat diterima secara mudah dan menyenangkan.
Praktik aman bencana juga memberikan kesempatan kepada pendidik untuk memperkuat kesiapan satuan PAUD dalam menghadapi berbagai kemungkinan keadaan darurat. Sebab, sekolah tidak hanya menjadi tempat anak memperoleh pengetahuan, tetapi juga lingkungan yang memiliki tanggung jawab dalam menjaga keselamatan dan perlindungan peserta didik.
Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Titik Setiyowati, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa edukasi kebencanaan perlu dikenalkan kepada anak sejak dini melalui pembiasaan dan kegiatan praktik yang sederhana.
“Anak-anak perlu mengenal lingkungan yang aman dan memahami bagaimana bersikap ketika menghadapi situasi darurat. Tentu penyampaiannya harus disesuaikan dengan usia dan perkembangan mereka. Melalui kegiatan praktik seperti ini, kita ingin membangun kebiasaan positif agar anak lebih siap, sementara guru juga semakin memahami pentingnya perlindungan dan keselamatan di satuan PAUD,” ujar Titik Setiyowati.
Menurutnya, kesiapsiagaan bencana di lingkungan PAUD membutuhkan keterlibatan seluruh warga satuan pendidikan. Guru, tenaga kependidikan, dan pengelola lembaga perlu memiliki pemahaman yang sama mengenai prosedur keselamatan, sehingga anak-anak mendapatkan perlindungan secara optimal.
Sementara itu, Inne Handayani dari Pemerintah Kabupaten Bogor turut memberikan sambutan dan berbagi perspektif mengenai pentingnya membangun budaya aman bencana di lingkungan pendidikan. Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya pengetahuan yang disampaikan sesekali, melainkan perlu menjadi kebiasaan yang diterapkan secara konsisten.
“Pendidikan aman bencana perlu dibangun melalui pembiasaan. Anak-anak harus dikenalkan pada langkah-langkah keselamatan dengan cara yang sederhana, menyenangkan, dan tidak menimbulkan rasa takut. Peran guru sangat penting untuk memberikan contoh serta memastikan setiap anak mengetahui apa yang harus dilakukan ketika menghadapi keadaan darurat,” ujar Inne Handayani.
Melalui praktik tersebut, satuan PAUD diharapkan tidak hanya memahami pentingnya kesiapsiagaan, tetapi juga mulai membangun lingkungan belajar yang lebih tangguh. Pengetahuan mengenai jalur evakuasi, titik kumpul, arahan guru, dan kebiasaan menjaga keselamatan menjadi bagian penting yang dapat dikenalkan secara bertahap sesuai usia anak.
Kegiatan di TK Al-Amien Jember ini menjadi pengingat bahwa pendidikan kebencanaan dapat dimulai dari lingkungan terdekat anak. Dengan pendampingan yang tepat, pesan keselamatan tidak harus disampaikan melalui penjelasan yang rumit, tetapi dapat ditanamkan melalui pengalaman dan pembiasaan sehari-hari. Harapannya, praktik aman bencana semakin menjadi perhatian satuan PAUD di Kabupaten Jember. Sebab, anak-anak yang tumbuh di lingkungan pendidikan yang aman dan memiliki budaya kesiapsiagaan akan memiliki bekal penting untuk mengenali risiko serta menjaga keselamatan diri dan orang-orang di sekitarnya.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, upaya menciptakan satuan PAUD yang aman, tangguh, dan ramah anak diharapkan terus berkembang. Karena dalam setiap proses pendidikan, keselamatan anak merupakan prioritas yang harus selalu dijaga. (puja)